Gorontalopost.co.id, POHUWATO – Sedikitnya ada empat orang masyarakat Pohuwato yang kedapatan positif menggunakan narkoba. Hal ini terungkap saat pelaksanaan operasi gabungan pemulihan kampung rawan narkotika terpadu BNNP Gorontalo dan BNNK Pohuwato.
Data yang dirangkum Gorontalo Post, operasi yang dipimpin langsung oleh Kabid Pemberantasan, Kombes Pol. Fikri Sjafri,S.I.K., didampingi Kepala BNNK Pohuwato, Alfred Anwar,S.H.,M.H serta sejumlah stakeholder terkait, menyisir Kecamatan Popayato dan Kecamatan Marisa, pada Jumat (7/11).
Di mana ada kurang lebih 44 orang masyarakat yang dilakukan test urine dan empat orang dinyatakan positif. Empat orang masyarakat yang positif narkoba tersebut yakni MAR diamankan di Desa Trikora, AL diamankan di Desa Maleo, dan WR di Popayato.
Sedangkan MZ diamankan di Kecamatan Marisa. Dari keempatnya, tim gabungan tidak menemukan barang bukti lainnya. Meski demikian, mereka saat ini dibawa oleh pihak BNNP Gorontalo untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.
Kepala BNNK Pohuwato, Alfred Anwar,S.H.,M.H. menjelaskan, ada empat masyarakat Pohuwato yang positif test urine dalam pelaksanaan operasi gabungan pemulihan kampung rawan narkotika.
Tiga diantaranya di wilayah Kecamatan Popayato dan satu orang di wilayah Kecamatan Marisa. Keempatnya sudah dibawa oleh pihak BNNP Gorontalo untuk penyelidikan lebih lanjut. “Untuk asal muasal barang yang diduga narkoba, saat ini masih dalam penyelidikan BNNP Gorontalo,” ujarnya.
Lanjut kata Alfred, dalam operasi tersebut, sejumlah pihak ikut terlibat. Mulai dari Polda Gorontalo, Polres Pohuwato, Kodim 1313 Pohuwato, pihak Lanal Gorontalo, Satpol PP Pohuwato, tim kesehatan dan beberapa unsure lainnya. Semuanya bergerak bersama untuk melakukan pemeriksaan maupun test urine disejumlah kos-kosan, penginapan maupun hotel yang ada di Pohuwato.
“Setelah selesai kegiatan pelaksanaan penindakan dan tes urine, kami pun turut melakukan sosialisasi program P4GN BNNP Gorontalo, sebagai bagian dari upaya mewujudkan provinsi Gorontalo yang bersih dari narkoba,” paparnya.
Alfred pula menyampaikan, dengan adanya temuan masyarakat yang positif, pihaknya akan lebih gencar lagi dalam melakukan pencegahan. Contohnya saja, belum lama ini dilakukan test urine dadakan terhadap ASN, berkomunikasi dan kerjasama dengan pihak Dinas Pendidikan untuk sosialisasi kepada siswa. Selain itu, BNNK Pohuwato pula turut menjalin kerjasama dengan pihak TP PKK Pohuwato, agar dapat dilibatkan dalam pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat.
“Operasi ini bukan sekedar penindakan, tetapi merupakan komitmen moral dan tanggungjawab kita semua, untuk menyelamatkan generasi bangsa dari kehancuran narkotika, demi mewujudkan Indonesia Bersinar,” pungkasnya. (kif)













Discussion about this post