Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Setelah dilakukannya penertiban dan penghentian aktifitas pertambangan illegal (PETI) di wilayah Boalemo, tepatnya di Kecamatan Paguyaman, pemerintah daerah Boalemo yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mendatangi pihak perusahaan pertambangan yang ada di wilayah Pohuwato yakni PT Pani Gold Project.
Kunjungan tersebut tidak lain untuk melihat secara langsung maupun secara dekat, tentang pengelolaan pertambangan emas yang dilakukan oleh pihak perusahaan pertambangan. Tak hanya itu saja, pihak Forkopimda pula turut mempertanyakan tentang pembagian royalty kepada daerah tetangga atau daerah penyangga yang ada di Gorontalo, khususnya Boalemo.
Bupati Boalemo, Rum Pagau dalam kesempatan itu mengatakan, setelah melihat secara langsung, pihaknya bisa membandingkan bagaimana tambang illegal dan bagaimana pertambangan yang dikelola oleh perusahaan.
Apalagi jumlah tenaga kerja yang dilibatkan cukup banyak dan rata-rata adalah masyarakat asli daerah. Melihat hal tersebut, tentunya pengelolaan pertambangan emas di wilayah Boalemo harus professional seperti ini.
“Di daerah Boalemo ada potensi emas. Oleh karena itu, kami berharap agar perusahaan yang ada di Pohuwato ini, bisa bersama saja, untuk Pohuwato dan Boalemo kedepannya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho menyampaikan, dari hasil kunjungan dan apa yang disaksikan secara langsung, bisa dilihat ternyata pengelolaan pertambangan oleh pihak perusahaan, dilakukan dengan sangat baik.
Contohnya saja, pengelolaan air keruh bisa menjadi bersih, perekrutan tenaga kerja cukup banyak, pengelolaan lingkungan dilakukan dengan baik dan lain sebagainya.
“Kami melihat dari puncak pertambangan, ada sejumlah kubangan yang bersebelahan dengan perusahaan. Di mana kubangan itu ada yang berwarna cokelat dan bahkan ada yang sudah berwarna hijau. Ternyata setelah kami chek, itu adalah lokasi PETI,” ungkapnya.
Ditambahkan pula, jika di Boalemo ada perusahaan seperti ini, tentu akan sangat bagus. Apalagi daerah Boalemo PAD nya minim. Dengan demikian, jika ada perusahaan pertambangan, maka akan berdampak positif bagi daerah. Tentunya, pemerintah pun tidak akan menutup mata bagi masyarakat yang hendak mengelola pertambangan kedepannya.
“Jika ada perusahaan, hasilnya pun bisa dirasakan oleh daerah. Mulai dari royalty daerah penghasil, terbukanya lapangan kerja, peningkatan perekonomian masyarakat akan tumbuh dengan lebih baik, dan lain sebagainya. Saat ini di Boalemo, seluruh kecamatan itu memiliki potensi emas, terkecuali Kecamatan Tilamuta. Hal ini bahkan sudah ada RTRW nya. Oleh karena itu, ketika ada perusahaan seperti di Pohuwato, tentunya akan sangat baik untuk kemajuan Boalemo kedepannya,” jelasnya.
Sementara itu, pimpinan PT Pani Gold Project, Boyke Poerbaya Abidin menyampaikan, pihaknya akan terbuka dengan pelaksanaan pertambangan yang saat ini sementara berproses di wilayah Pohuwato.
Kegiatan yang saat ini dilaksanakan secara bertahap, bakal membuka lapangan kerja bagi masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Kami berkomitmen untuk menjalankan operasi yang bertanggung jawab, mematuhi prinsip Good Mining Practices (GMP) serta standar Environmental, Social, and Governance (ESG) yang tinggi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” kata Boyke.
Selain itu berkaitan dengan royalty, Boyke menyampaikan, sudah ada aturan pemerintah terkait dengan hal tersebut. Di mana semuanya akan mendapatkan pembagian. Mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten penghasil dan kabupaten penyangga lainnya di dalam provinsi, termasuk daerah Boalemo.
“Ini sudah diatur dalam peraturan pemerintah. Oleh karena itu, kami dari pihak perusahaan, wajib untuk melaksanakannya. Dan ini bukan hanya kali ini kami lakukan. Kami sudah merealisasikan royalty atau bagi hasil ini disejumlah daerah,” paparnya.
Boyke pula turut mengemukakan, pihaknya sangat berterima kasih atas kunjungan dari Forkopimda Boalemo. Ini adalah kali pertama pihaknya dikunjungi oleh Forkopimda secara lengkap dan pihak perusahaan sangat menyambut baik.
“Tentunya ini bisa menjadi nilai positif pula bagi kami. Di mana ada yang datang berkunjung dan melihat langsung di lokasi, apa yang perusahaan lakukan. Kami pun terbuka akan hal tersebut. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, pihak Forkopimda Boalemo, turut menyaksikan secara langsung lokasi pengelolaan pertambangan, berdiskusi dengan para pekerja, meninjau tempat makan, tempat ibadah, dan lain sebagainya. (kif)













Discussion about this post