gorontalopost.co.id- Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo menilai galeri produk UMKM di Kabupaten Bone Bolango sebagai ruang strategis dalam mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah. Tempat ini dipandang penting dalam mempertemukan produk lokal dengan pasar yang lebih luas, meski realitasnya pasar kadang masih ‘malas mampir’.
Galeri tersebut menampung berbagai produk UMKM seperti kriya, batik karawo khas Gorontalo, kuliner daerah, hingga berbagai kerajinan lokal dari berbagai wilayah di Bone Bolango. Sistem yang diterapkan adalah titip jual, dimana pelaku usaha menitipkan produk untuk dipajang dan dipasarkan, sementara pengelola membantu proses pemasaran serta penjualan.
Dalam wawancara, Anggun Kisasmi, mahasiswa Agribisnis UNG, menyampaikan bahwa galeri ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi, tetapi juga ruang pembelajaran bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan produk dan strategi pemasaran yang lebih baik. “Galeri ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk belajar, berkreasi, dan memasarkan produknya,” ujar Anggun Kisasmi. Kamis (14/05/2026)
Meski memiliki potensi besar, mahasiswa juga menilai masih terdapat tantangan utama, terutama rendahnya tingkat kunjungan masyarakat. Kondisi ini menunjukkan bahwa produk sudah siap, tempat sudah ada, tinggal publiknya yang kadang masih perlu diingatkan bahwa UMKM itu ada.
Selain itu, mahasiswa menekankan pentingnya dukungan terhadap produk lokal sebagai upaya menggerakkan perekonomian daerah melalui perputaran penjualan UMKM. Kehadiran Ketua Dekranasda Bone Bolango, Ruwaida Mile dalam kegiatan tersebut dinilai menjadi dorongan moral bagi penguatan ekosistem UMKM di daerah.
Harapannya, galeri ini dapat berkembang menjadi ikon wisata belanja di Bone Bolango yang aktif dan berkelanjutan, sekaligus menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.
“Mari kita jadikan produk lokal sebagai pilihan utama, bukan pilihan cadangan,” menjadi pesan penutup yang menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung produk daerah.
Dengan keterlibatan mahasiswa Agribisnis UNG seperti Anggun Kisasmi, diharapkan muncul perspektif kritis sekaligus solusi yang lebih relevan untuk pengembangan ekonomi lokal di Bone Bolango. (mg-07)












Discussion about this post