Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Kepala Dusun (Kadus) I, Desa Bunggalo, Kecamatan Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, sama sekali tidak menyangka rumahnya yang ditinggal pergi malah ludes terbakar, Minggu (21/06/2026).
Untung saja tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini, namun kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Persitiwa kebakaran ini terjadi malam hari sekitar pukul 20.30 wita.
Bermula ketika pemilik rumah EA (40), sedang menghadiri acara ulang tahun tetangga yang berjarak sekitar 20 meter dari kediamannya pada pukul 19.50 wita. Kemudian Sekitar pukul 20.40 Wita, EA melihat kobaran api sudah membesar di bagian atap rumahnya.
Ia segera menghubungi suaminya, Saudara SU, yang juga sedang berada di luar rumah. SU sempat berupaya kembali ke rumah untuk menyelamatkan barang berharga, namun kobaran api yang terlanjur membesar menyulitkan proses evakuasi mandiri.
Menerima laporan warga, pihak Kepolisian Polres Gorontalo dan Polsek Tealga langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sebanyak tiga unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) gabungan dari Pemda Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, dan Kota Gorontalo tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 wita.
Petugas damkar bergerak cepat menyekat perambatan api yang sempat mengancam bangunan sekolah TK Nusa Indah Luwoo di dekatnya. Api berhasil dipadamkan total pada pukul 22.30 wita disusul proses pendinginan hingga pukul 23.10 wita.
Dugaan sementara, penyebab kebakaran dipicu oleh hubungan pendek arus listrik (korsleting). PAMAPTA I Ipda Defrina Enxa Sulistya, S.Tr.K., yang turun langsung dilokasi menyampaikan bahwa dari musibah ini, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
“Berdasarkan keterangan awal, dugaan sementara mengarah pada korsleting arus listrik. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gorontalo untuk selalu waspada dan rutin mengecek kelaikan instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah hal serupa terjadi kembali.”tandasnya
Sementara itu kebakaran yang menimpa rumah Sartin Sahidu (60) di Desa Pilolalenga Kec. Bongomeme Kab. Gorontalo Senin, (22/6/2026) Pukul 14:12 wita. Seorang bapak bernama Karim Utina (63) mengalami luka bakar di bagian kaki.
Berdasarkan keterangan Sartin Sahidu, saat kejadian, Sartin sedang beristirahat siang di kamar. Tiba-tiba dikagetkan dengan asap tebal terlihat dari jendela. Spontan Sartin langsung memanggil suaminya dan suaminya segera berlari ke dapur dan berusaha memadamkan api menggunakan air.
Dalam upaya tersebut, suaminya terkena percikan api dan panas sehingga mengalami luka bakar ringan pada tangan dan kakinya. Melihat api yang sudah sulit di kendalikan Ibu Sartin langsung meminta tolong kepada Ibu Ati Paneo untuk menghubungi Piket Damkar Kab. Gorontalo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sambil menunggu Petugas Pemadam Kebakaran tiba masyarakat setempat berusaha memadamkan api dengan menggunakan sumber air yang berada di sekitar lokasi. api berhasil dipadamkan setelah beberapa unit mobil Damkar tiba dan segera memadamkan api. (roy)












Discussion about this post