logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

PETI Pohuwato Renggut Lima Nyawa, Korban Tertimbun Longsor Saat Kabilasa

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 14 August 2026
in Headline
0
PETI Pohuwato Renggut Lima Nyawa, Korban Tertimbun Longsor Saat Kabilasa

KAWASAN Pertambangan tanpa izin, di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Pohuwato yang longsor, dan menimbun penambang yang ada dibawahnya, Rabu (12/8) sore.(Diolah menggunakan AI Sesuai Gambar Asli)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, POHUWATO — Tragedi memilukan kembali terjadi di kawasan pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Gorontalo. Pada Rabu (12/8) sore, kawasan PETI di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, dilaporkan longsor, dan menimbun para penambang. Lima penambang tewas karena tertimbun material longsor setelah tebing di kawasan tambang DAM itu runtuh.

Kelima korban masing-masing Miman Ibura (23), Pandra Galiu (27), Sandi Bilondatu (24), Fiki Larama (26), serta Andi Otoluwa. Empat korban merupakan warga Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, sementara Andi Otoluwa tercatat sebagai warga Desa Bongonol, Kecamatan Paguyaman.

Peristiwa nahas tersebut terjadi setelah kawasan tambang lebih dahulu mengalami longsor pada Rabu sore. Para penambang sempat melihat tanda-tanda pergerakan tanah. Namun, setelah kondisi dianggap kembali stabil, aktivitas penambangan secara manual atau yang oleh warga disebut kabilasa kembali dilakukan.

Sekitar pukul 19.00 WITA, longsor susulan terjadi. Material tanah dan bebatuan tiba-tiba menerjang area tambang dan menimbun sejumlah penambang yang masih berada di lokasi. Detik-detik longsor sempat direkam menggunakan kamera telepon seluler warga. Dalam rekaman tersebut terlihat para penambang panik dan berusaha menyelamatkan diri ketika material longsor mulai bergerak dari tebing.

Related Post

Merdeka! Pulau Dudepo So Terang, PLN Berhasil Energize Kabel Laut 20 Kv, Sepanjang 1,86 KM

Gubernur Gusnar Ismail Hadiri Pengukuhan ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa Gorontalo

UEA Bakal Kelola Bendungan Bulango Ulu

Breaking News!!! Pelajar SMPN 1 Bonepantai Tewas Terseret Arus di Pantai Muara Kasih

Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Marupa Sagala membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, dari enam orang yang dilaporkan terdampak, lima ditemukan meninggal dunia dan satu orang berhasil diselamatkan.

“Dari kejadian itu, anggota bergabung dengan masyarakat menolong korban. Diduga ada enam orang. Sementara sudah ditemukan lima meninggal, satu selamat sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar Kombes Marupa, Kamis (13/8/2026).

Jenazah korban tambang yang tewas dievakuasi menggunakan karung dari lokasi longsor PETI DAM, Desa Hulawa, menuju RS Panua, Pohuwato, Rabu (12/8) malam.

Korban selamat kemudian mendapat perawatan di RSUD Bumi Panua Pohuwato. Sementara kelima korban yang meninggal dievakuasi secara tradisional oleh warga dan penambang lain di sekitar lokasi.

Informasi lainnya menyebutkan, proses evakuasi berlangsung tanpa pengerahan tim Basarnas. Pihak Basarnas disebut belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut sehingga tidak melakukan pergerakan ke lokasi.

Kelima korban kemudian dibawa ke RSUD Bumi Panua sekitar pukul 03.30 WITA. Setelah proses penanganan dan identifikasi, jenazah dibawa keluarga ke rumah duka. Empat korban dari Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu, Boalemo bahkan telah dimakamkan pada Kamis (13/8), kemarin.

Lokasi PETI tersebut berada di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) yang berdekatan dengan kawasan Cagar Alam Panua. Kondisi medan yang terjal dan lokasi tambang yang terpencil juga menjadi tantangan dalam proses evakuasi. Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko keselamatan dalam aktivitas pertambangan emas ilegal.

Terlebih, aktivitas kembali dilakukan setelah sebelumnya muncul tanda-tanda pergerakan tanah yang berpotensi memicu longsor susulan. Aparat bersama pihak terkait masih melakukan pendataan dan penelusuran terhadap kondisi kawasan tambang untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih tertimbun.

Tragedi tersebut menjadi peringatan keras bahwa aktivitas PETI tidak hanya berhadapan dengan persoalan hukum, tetapi juga ancaman keselamatan jiwa yang sewaktu-waktu dapat merenggut nyawa para pekerja. (roy)

Tags: Pertambangan Emas Tanpa IzinPETI PohuwatoPETI Renggutpohuwato

Related Posts

Merdeka! Pulau Dudepo So Terang, PLN Berhasil Energize Kabel Laut 20 Kv, Sepanjang 1,86 KM

Merdeka! Pulau Dudepo So Terang, PLN Berhasil Energize Kabel Laut 20 Kv, Sepanjang 1,86 KM

Friday, 14 August 2026
Gubernur Gusnar Ismail Hadiri Pengukuhan ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa Gorontalo

Gubernur Gusnar Ismail Hadiri Pengukuhan ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa Gorontalo

Thursday, 13 August 2026
UEA Bakal Kelola Bendungan Bulango Ulu

UEA Bakal Kelola Bendungan Bulango Ulu

Thursday, 13 August 2026
Breaking News!!! Pelajar SMPN 1 Bonepantai Tewas Terseret Arus di Pantai Muara Kasih

Breaking News!!! Pelajar SMPN 1 Bonepantai Tewas Terseret Arus di Pantai Muara Kasih

Wednesday, 12 August 2026
UEA Lirik Hilirisasi Kelapa Gorontalo

UEA Lirik Hilirisasi Kelapa Gorontalo

Wednesday, 12 August 2026
Dari Aspirasi Menjadi Aksi, BBPOM Gorontalo Perkuat Kolaborasi-Transformasi Pelayanan Publik

Dari Aspirasi Menjadi Aksi, BBPOM Gorontalo Perkuat Kolaborasi-Transformasi Pelayanan Publik

Wednesday, 12 August 2026

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Muh. Amier Arham

UNG Kampus Kerakyatan, Berdampak Untuk Semua

Monday, 10 August 2026
OJK Ingatkan Kejahatan Keuangan Kian Masif

OJK Ingatkan Kejahatan Keuangan Kian Masif

Thursday, 13 August 2026
Pimpinan BSG Bonebol Apresiasi Kinerja Hamim

Pimpinan BSG Bonebol Apresiasi Kinerja Hamim

Monday, 29 November 2021
PETI Pohuwato Renggut Lima Nyawa, Korban Tertimbun Longsor Saat Kabilasa

PETI Pohuwato Renggut Lima Nyawa, Korban Tertimbun Longsor Saat Kabilasa

Friday, 14 August 2026

Pos Populer

  • Muh. Amier Arham

    UNG Kampus Kerakyatan, Berdampak Untuk Semua

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Menenun Indonesia Emas 2045 dari Pesisir Teluk Tomini

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Tersangka Kasus Korupsi BSG Segera Disidang

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Berorganisasi Harus Taat Asas/Norma Bukan Sekadar Foto-foto

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Program Gusnar-Idah Tepat Sasaran, Kemiskinan Terus Menyusut, Nilai Tukar Petani Meningkat

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.