logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Ambruk ke Rp 17.500/USD, Rupiah Babak Belur

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 13 May 2026
in Headline
0
Ilustrasi--

Ilustrasi--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, JAKARTA — Setelah ambruk hingga ke kisaran Rp 17.400 beberapa waktu lalu, pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) per Selasa (12/05) ini kembali memecahkan rekor baru. Kini turun ke level Rp 17.500 per Dolar AS.

Melemahnya nilai tukar rupiah, menimbulkan kehebohan di lingkup pasar keuangan Indonesia. Menanggapi hal ini Bank Indonesia (BI) mengungkap bahwa intensitas dan ketidakpastian global masih turut menjadi alasan di balik melemahnya nilai tukar rupiah.

“Tekanan rupiah dalam hari ini meningkat karena karena di Timur Tengah yang masih berlangsung dengan intensitas yang meningkat mendorong naiknya harga minyak dan ketidakpastian global,” jelas Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, dalam pesan singkat kepada Disway pada Selasa (12/05).

BI juga menyoroti meningkatnya kebutuhan dolar AS secara musiman di pasar domestik. Ia mencontohnya, jelang musim Haji 2026, biasanya meningkat permintaan dolar dalam negeri.

Related Post

Alhamdulillah, 611 Jemaah Haji Gorontalo Tuntas Diberangkatkan ke Tanah Suci

Wow! Utang Pemerintah Hampir Rp 10.000 T, Purbaya: Masih Aman

Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo Masuk Empat Besar Nasional, Sulut Tak Masuk 10 Besar

Pengadaan 45 Unit MacBook Deprov, Espin Tulie: Mendukung Digitalisasi

“Dari domestik, meningkatnya kebutuhan dolar AS secara musiman seperti untuk pembayaran ULN dan pembayaran deviden serta kebutuhan untuk ibadah haji mendorong peningkatan permintaan dolar AS di pasar domestik,” tutur Destry.

Untuk menghadapi kondisi ini, Destry menekan bahwa BI akan terus berkomitmen untuk selalu berada di pasar dengan melakukan smart intervention baik di pasar spot, DNDF maupun NDF.

Selain itu, Destry juga menambahkan bahwa BI akan mengoptimalkan penggunaan semua instrumen operasi moneter, sehingga diharapkan dapat mengurangi tekanan pada Rupiah.

“BI memperkirakan tekanan yang bersifat musiman ini akan mereda sehingga nilai tukar Rupiah bisa kembali ke level fundamentalnya. BI juga melihat confidence investor asing di aset portfolio terus membaik,” ujar Destry.

Sebelumnya, nilai tukar Rupiah juga terpantau kembali melemah seiring meningkatnya eskalasi konflik geopolitik di wilayah Timur Tengah. Dilansir dari data Morningstar, nilai tukar Rupiah terhadap mata uang Dolar AS telah kembali melemah hingga sebanyak 32 poin atau 0,18 persen menjadi Rp 17.414 pada penutupan perdagangan Senin (11/05) waktu sore.

Di sisi lain, hal serupa pun juga turut menimpa kurs Rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), yang juga ditutup melemah Rp 40 atau 0,23 persen menjadi Rp 17.415 per dollar AS. Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa siap dipanggil DPR menyusul anjloknya nilai tukar Rupiah.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, berencana memanggil pihak Bank Indonesia (BI) dan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, untuk membahas penguatan nilai tukar rupiah yang semakin merosot terhadap Dollar Amerika Serikat hingga Rp17.500.

Menyikapi itu, Purbaya mengaku siap dipanggil DPR terlepas urusan nilai tukar rupiah merupakan tanggung jawab bank sentral, bukan Kementerian Keuangan.

“Belum (tahu), tapi kalau rupiah itu urusan bank sentral, bukan urusan kementerian keuangan ya. Mau dipanggil ya kita siap,” tegasnya kepada wartawan, Selasa, 12 Mei 2026. Namun, Purbaya mengaku sampai saat ini belum menerima undangan resmi dari DPR terkait pemanggilan tersebut.

Tapi, lanjut Dia, jika memang benar dirinya dipanggil di DPR untuk klarifikasi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS. Ia siap dan membiarkan BI yang menjelaskan.  “Saya belum tahu, belum ada undangannya.  Tapi saya siap. Kalau saya kan pasif di situ, urusan bank sentral saja yang menjelaskan kenapa,” katanya.

Menurut Purbaya, tugas utama bank sentral sesuai undang-undang adalah menjaga stabilitas nilai rupiah bukan tugas Kemenkeu. “Karena tugas bank sentral hanya satu menurut undang-undang kan, menjaga stabilitas nilai. Bukan yang lain,” tutupnya. (disway)

Tags: bank indonesiaNilai Tukar RupiahRupiah AnjlokRupiah Babak Belur

Related Posts

Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo Masuk Empat Besar Nasional, Sulut Tak Masuk 10 Besar

Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo Masuk Empat Besar Nasional, Sulut Tak Masuk 10 Besar

Wednesday, 13 May 2026
Purbaya

Wow! Utang Pemerintah Hampir Rp 10.000 T, Purbaya: Masih Aman

Wednesday, 13 May 2026
Alhamdulillah, 611 Jemaah Haji Gorontalo Tuntas Diberangkatkan ke Tanah Suci

Alhamdulillah, 611 Jemaah Haji Gorontalo Tuntas Diberangkatkan ke Tanah Suci

Wednesday, 13 May 2026
Pengadaan 45 Unit MacBook Deprov, Espin Tulie: Mendukung Digitalisasi

Pengadaan 45 Unit MacBook Deprov, Espin Tulie: Mendukung Digitalisasi

Tuesday, 12 May 2026
Sadis! Usai Pesta Miras Seorang Pria di Popayato Arahkan Senapan Angin ke Temanya, Lalu Dor 

Sadis! Usai Pesta Miras Seorang Pria di Popayato Arahkan Senapan Angin ke Temanya, Lalu Dor 

Monday, 11 May 2026
Kunjungan Prabowo di Gorontalo: Janji Perhatikan Nelayan, KNMP Jadi Model Kemandirian Pesisir

Kunjungan Prabowo di Gorontalo: Janji Perhatikan Nelayan, KNMP Jadi Model Kemandirian Pesisir

Monday, 11 May 2026
Next Post
Sidak tim gabungan sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemkab Bonbol serta aparat kepolisian pada sebuah pabrik illegal di Kawasan GORR Tapa, Bone Bolango, Jumat (8/5/2026). (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Tim Gabungan Temukan Pabrik Tahu Ilegal, Tak Kantongi Izin, Picu Polusi Udara Akibat Pembakaran Ban

Discussion about this post

Rekomendasi

Dedy S. Palyama, SE. M.Si

Revolusi Gusnar-Idah: Gorontalo Meledak 7,68%

Tuesday, 12 May 2026
Basri Amin

Tepian Utara Nusantara (Miangas, Manado, Popayato)

Monday, 11 May 2026
Bom Waktu di Meja Akad: Menggugat Ketidaksesuaian Nasab dan Urgensi Perlindungan Penghulu

Bom Waktu di Meja Akad: Menggugat Ketidaksesuaian Nasab dan Urgensi Perlindungan Penghulu

Tuesday, 12 May 2026
Sadis! Usai Pesta Miras Seorang Pria di Popayato Arahkan Senapan Angin ke Temanya, Lalu Dor 

Sadis! Usai Pesta Miras Seorang Pria di Popayato Arahkan Senapan Angin ke Temanya, Lalu Dor 

Monday, 11 May 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Tepian Utara Nusantara (Miangas, Manado, Popayato)

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Sadis! Usai Pesta Miras Seorang Pria di Popayato Arahkan Senapan Angin ke Temanya, Lalu Dor 

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Korupsi TKI DPRD Kabgor, Kejati Didesak Seret Semua Oknum Terlibat

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Pesta Miras Saat Jam Sekolah, Sebelas Pelajar Diamankan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pengadaan MacBook Aleg Deprov, Femmy: Dengan Tegas Saya Menolak 

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.