gorontalopost.co.id- Proses pemberangkatan jemaah haji asal Provinsi Gorontalo tahun 2026 resmi tuntas. Sebanyak 611 jemaah haji telah diterbangkan menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Haji Antara Gorontalo. Pemberangkatan terakhir dilakukan terhadap 218 jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 30 UPG dari Aula El-Hajj Convention Center, Asrama Haji Gorontalo, menuju Bandara Djalaluddin, Selasa (12/5).
Keberangkatan tahun ini menjadi catatan penting karena merupakan tahun pertama operasional embarkasi antara berada di bawah pengelolaan Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo, H. Mansur Basir, mengatakan seluruh rangkaian pemberangkatan berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak. “Alhamdulillah, semuanya berjalan baik dan lancar. Ini berkat sinergi dan dukungan seluruh pihak,” ujar Mansur di hadapan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, serta para jemaah.
Menurut Mansur, operasional haji tahun ini merupakan penyelenggaraan Embarkasi Antara ke-19 bagi Gorontalo. Pemerintah Provinsi Gorontalo juga dinilai berperan besar dalam mendukung kelancaran layanan haji melalui alokasi anggaran sekitar Rp7 miliar. “Dukungan pemerintah daerah sangat luar biasa. Mulai dari fasilitas, operasional, sampai pelayanan bagi jemaah semua berjalan maksimal,” ungkapnya.
Selain pemerintah daerah, dukungan juga datang dari pemerintah kabupaten/kota, Ombudsman, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga maskapai penerbangan seperti Garuda Indonesia dan Lion Air. Ia menjelaskan, Kloter 30 UPG terdiri dari 155 jemaah asal Kabupaten Gorontalo, 35 jemaah asal Kabupaten Boalemo, dan 26 jemaah asal Kabupaten Gorontalo Utara, ditambah dua petugas kloter.
Dari jumlah tersebut, 83 orang merupakan jemaah laki-laki dan 130 perempuan. Sementara berdasarkan kategori usia dan kesehatan, terdapat 42 jemaah risiko tinggi (risti) berusia di atas 65 tahun. Sedangkan jemaah berusia di bawah 65 tahun berjumlah 171 orang. Kloter pamungkas ini diterbangkan dari Gorontalo menggunakan Lion Air menuju Makassar pada pukul 11.15 WITA.
Selanjutnya, para jemaah akan melanjutkan perjalanan menuju Jeddah menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 1130. “Setibanya di Makassar, jemaah hanya menunggu proses boarding untuk berpindah ke pesawat berbadan lebar milik Garuda Indonesia menuju Jeddah,” jelas Mansur.
Ia mengatakan, proses pemeriksaan imigrasi dan pemeriksaan barang bawaan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar diharapkan berjalan lancar hingga seluruh jemaah tiba di Tanah Suci. “Kami berharap pemberangkatan terakhir ini tidak mengalami kendala, terutama saat proses pemeriksaan di embarkasi Makassar,” tambahnya.
Mansur juga memastikan kondisi jemaah sebelumnya yang tergabung dalam Kloter 28 dalam keadaan sehat setelah tiba di Makkah. “Alhamdulillah, jemaah Kloter 28 sudah tiba dengan selamat dan dalam kondisi sehat,” tandasnya. Selama berada di Tanah Suci, jemaah Kloter 30 akan menempati Hotel Safwa Al Sharouf di Sektor 5 wilayah Raudhah. Pemerintah berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke daerah dalam keadaan sehat. (Tr-76)












Discussion about this post