logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Febrie Loblobly

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 15 July 2026
in Disway
0
Febrie Loblobly

Ilustrasi tulisan Dahlan Iskan tentang rencana perlawanan Febrie Adriansyah.-Dibuat dengan AI-

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

SAYA ditelepon Said Didu karena tokoh pergerakan itu ditelepon Febrie Ardiansyah. “Saya akan lawan,” ujar mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus itu kepada Said Didu seperti yang diceritakan kepada saya kemarin sore.

Selebihnya saya belum bisa bercerita banyak. “Ia bilang bisa mempertanggungjawabkan semua yang selama ini dituduhkan kepadanya,” ujar Didu, mantan ketua alumni Universitas IPB Bogor itu.

Related Post

Orang Kuat

Jeruk Keprok

Perang Bintang

Rampok Mamdani

“Kenapa Anda yang ditelepon?” tanya saya malu-malu mengapa kok bukan saya.

“Saya juga bertanya begitu kepadanya. Kenapa menghubungi saya. Ia bilang karena saya independen, tidak bisa dibayar oleh siapa pun,” ujar Didu.

“Dengan cara apa ia akan melawan?”

“Itu juga saya tanyakan. Katanya, akan melakukan praperadilan“.

“Persis dengan dugaan saya. Ia akan mempraperadilankan penetapannya sebagai tersangka; padahal belum pernah diperiksa sebagai saksi. Itu tidak sesuai dengan KUHAP yang baru”.

“Kata Febrie ia ini ternyata belum tersangka”.

“Lho kan sudah diumumkan?”

“Katanya tidak jadi ditetapkan sebagai tersangka. Itu hanya pengumuman”.

“Lalu apanya yang akan dipraperadilankan?”

“Penggeledahan itu”.

Kalau betul begitu berarti akan seru banget. Anda pasti mendukung perlawanan itu. Tidak ada motif lain selain agar semuanya lebih terbuka. Siapa tahu inilah momentum tipping point dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Dalam sidang praperadilan nanti, semuanya akan dibeberkan –kalau jadi. Jangan-jangan telepon itu hanya untuk menaikkan posisi tawar.

Melawan atau tidak saya harus menyebut nama satu ini: Ronald Lobloby, ketua Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK). Loblobky-lah yang melaporkan Febrie ke Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Mabes Polri.

Laporan itu dikirim 12 Juni 2025. Isinya langsung menyasar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Ardiansyah. Saat itu komandan satkornya masih dijabat Irjen Pol Cahyono Wibowo.

Juni 2025 langit Jakarta lagi heboh-hebohnya kasus bensin oplosan Pertamina –yang akhirnya menyeret raja minyak Indonesia Riza Khalid dan anaknya. Febrie saat itu dielu-elukan karena mampu menersangkakan si raja minyak yang selama itu dikesankan tidak tersentuh.

Irjen Pol Cahyono tidak sampai 1,5 tahun menjabat di situ: Februari lalu ia pensiun. Selama ia menjabat tidak ada tanda-tanda Febrie diusut. Penggantinya, Irjen Pol Totok Suharyanto langsung tancap gas. Pengaduan Loblobly pun ditangani. Lalu bikin heboh luar biasa di tangan Irjen Pol Totok.

Saya menghubungi Loblobly kemarin dulu. Ia tinggal di Jakarta. Ternyata KOSMAK yang dipimpin Loblobly juga sudah pernah kirim laporan serupa ke KPK. Sudah tiga kali. Pun Boyamin Saiman dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI).

KOSMAK sendiri terdiri dari empat LSM: Koalisi Sipil Selamatkan Tambang, Indonesia Police Watch, Tim Demokrasi Perjuangan Indonesia, dan Peradi Pergerakan.

“Nama Anda Ronald Lobloby atau Ronald Loblobly?”

Saya memang penasaran dengan nama yang tidak biasa itu. Di HP saya tercatat Loblobly. Di surat ke Mabes Polri tertulis Lobloby. “Itu typo. Yang benar Ronald Loblobly,” katanya.

“Itu diambil dari istilah dalam Alkitab?”

“Bukan. Itu nama marga,” katanya. Marga di pulau Tanimbar.

Ayahnya kelahiran Tanimbar, sebuah pulau di Maluku Tenggara tapi sudah lebih dekat ke Dili. Loblobly adalah marga para raja di Tanimbar masa lalu.

“Arti Loblobly adalah bendera yang berkibar tinggi di puncak tiang bendera,” katanya.

Ia sendiri lahir di Jakarta. Ibunya orang dari pulau Sabu nun di NTT –antara Sumba dan Timor, sudah lebih dekat ke Australia dari pada ke Jakarta.

“Pernah ke Tanimbar?”

“Belum pernah”.

“Haha… Tidak apa-apa. Perusuh Disway juga belum ada yang ke sana. Saya yang pernah Tanimbar”.

“Pernah ke kampung ibunda di Sabu?”

“Pernah. Waktu masih kecil. Sudah lupa. Jauh sekali”.

Loblobly punya darah aktivis. Ayahnya tergolong aktivis Angkatan 66 dari unsur Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Saat itu sang ayah kuliah di Institut Theologi –kemudian menjadi pendeta.

Selama kuliah di Perbanas Jakarta, Loblobly juga jadi aktivis tapi yang intra kampus. Lalu bekerja di perusahaan kontraktor sebelum akhirnya jadi aktivis antikorupsi.

“Saya akan kawal terus penanganan kasus ini,” ujar Loblobly. “Saya kan juga sudah mendengar Febrie akan melakukan perlawanan,” tambahnya.

Loblobly tidak pernah takut. Ia sudah sering diancam di soal laporan korupsi yang lain.

Saya yang justru takut: jangan-jangan telepon saya berdering. Tapi aman. Telepon saya selalu silent mode. (*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Orang Kuat

Orang Kuat

Tuesday, 14 July 2026
Jeruk Keprok

Jeruk Keprok

Monday, 13 July 2026
Rampok Mamdani

Rampok Mamdani

Saturday, 11 July 2026
Perang Bintang

Perang Bintang

Saturday, 11 July 2026
--

Untung Hoki

Thursday, 9 July 2026
KDKMP Tercinta

KDKMP Tercinta

Wednesday, 8 July 2026

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 15 Juli 2026

Rekomendasi

Sekda Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim (kiri) bersama TPID Provinsi Gorontalo melakukan pemantauan harga pangan di pasar Sentral Kota Gorontalo, Selasa (14/7). (foto: dok/bi-gorontalo)

Sekdaprov Gorontalo Sofian Ibrahim Pimpin TPID Pantau Harga Pangan di Pasar

Wednesday, 15 July 2026
Digagas Forkopimda, Kapolda, Kajati, Danrem Ngopi Bareng

Digagas Forkopimda, Kapolda, Kajati, Danrem Ngopi Bareng

Wednesday, 15 July 2026
Febrie Loblobly

Febrie Loblobly

Wednesday, 15 July 2026
Cegah Kematian Ibu, UNG Terjunkan 448 Mahasiswa,

Cegah Kematian Ibu, UNG Terjunkan 448 Mahasiswa,

Wednesday, 15 July 2026

Pos Populer

  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Tutup MTQ Provinsi Gorontalo 2026

    Wagub Gorontalo Idah Syahidah Tutup MTQ Provinsi Gorontalo 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Poltekkes Kemenkes Gorontalo Demonstrasikan Tiliaya Sebagai Jajanan Sehat Anak Sekolah

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Ziarah ke Makam Almarhum Rachmat Gobel di TMP Kalibata

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • In Memoriam Rachmat Gobel, JK: Memahami Masalah, Sangat Ramah, Itu Ciri Beliau

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • In Memoriam Rachmat Gobel dan Jalan Pulang yang Istimewa

    206 shares
    Share 82 Tweet 52
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.