gorontalopost.co.id – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla atau JK, bersama istri Mufidah Jusuf Kalla, menghadiri langsung pemakaman Rachmat Gobel, di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (10/7). Rachmat Gobel wafat Jumat (10/7) dini hari di Jakarta. Jusuf Kalla, mengenal tokoh Gorontalo itu sebagai pribadi yang baik, dan berjasa untuk bangsa. Bahkan, kata JK, Rachmat Gobel memiliki ciri khas yakni sosok yang memahami masalah, berteman dengan semua orang, dan sangat ramah.
JK juga menyebut, jika anggota DPR RI asal Gorontalo itu, mirip seperti dirinya, yakni seorang pengusaha juga politisi.
“Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Pak Rahmat ini orang yang sangat baik, ramah, dengan background sebagai pengusaha juga sebagai politisi, hampir sama dengan saya, pengusaha-politisi atau politisi-pengusaha,” ujar JK, Jumat (10/7).
Menurut JK, Rachmat Gobel sudah memberikan yang terbaik bagi bangsa, karya dan pengabdianya akan terus dikenang. “Tentunya sangat berjasa, beliau berteman dengan semua orang, dan memahami masalah, dan sangat ramah, itu ciri beliau. Dan selalu rajin dan tepat waktu untuk menghadiri acara-acara, dan baik untuk semua orang,” ucap JK. “Di samping itu, pengetahuannya cukup baik karena beliau banyak lama di luar negeri bersekolah gitu kan. Ya begitulah, itu Pak Rahmat itu almarhum, ya orang yang sangat baik,” tutup JK.
Adat Gorontalo
Prosesi pemakaman almarhum Rachmat Gobel dilakukan dengan tradisi adat Gorontalo. Seperti penggunaan keranda yang penutupnya lebih tinggi dari keranda biasanya yang sering dijumpai di Jakarta. Putra almarhum, Mohammad Arif Gobel, menjelaskan alasan jenazah Rachmat Gobel dibawa menggunakan keranda khas Gorontalo, karena ayahnya sangat memegang budaya khas daerah asalnya. Dengan begitu, keran
“Itu memang dari asal kami dari Gorontalo, dan almarhum itu menjunjung tinggi adat Gorontalo dan kami keluarga juga pasti melestarikan terus adat-adat Gorontalo,” ujar Arif usai pemakaman di TMP Kalibata, Jakarta. Arif menerangkan, jenazah dibawa menggunakan truk karena ukuran kerandanya lebih besar. Sehingga, tidak bisa dimasukkan ke dalam mobil jenazah. “Ya itu kan ada size (ukuran keranda lebih besar),” ucap dia.
Rachmat Gobel lahir di Gorontalo, pada 3 September 1962. Rachmat Gobel meninggal dunia Jumat (10/7/2026), sekitar pukul 03.20 WIB di Rumah Sakit Brawijaya, Tebet, Jakarta Selatan. (*)













Discussion about this post