logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Rampok Mamdani

Lukman Husain by Lukman Husain
Saturday, 11 July 2026
in Disway
0
Rampok Mamdani

Ilustrasi Wali Kota New York Zohran Mamdani-Dibuat dengan AI-

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

“Mesir telah dirampok.”

Publik pun puas.

Related Post

Ya Tidak

Jumat Keramat

Iris Istri

PLN Transisi

Apalagi publik Indonesia. Itu karena yang mengatakannya Zohran Mamdani, wali kota New York.

Di Amerika ia dianggap penyambung lidah rakyat. Ia tidak takut pun melawan Presiden Donald Trump –dan ia menang: Trump mengundangnya ke Gedung Putih.

Mamdani juga tidak takut melawan ”penguasa keuangan” dunia: kelompok Yahudi New York. Ia terabas mitos kalau tidak dapat dukungan Yahudi tidak akan terpilih jadi pemimpin publik di Amerika.

Ia bela Palestina apa adanya di saat yang paling sensitif: menjelang kampanye pemilihan wali kota yang ia ikuti. Padahal yang ia serang paling keras adalah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu –partner utama Trump di politik keamanan Timur Tengah.

Ia bilang Netanyahu adalah penjahat perang.


Tidak banyak ornamen Piala Dunia di New York. -Dahlan Iskan -Harian Disway-

Tentu saya tidak bertemu Mamdani di New York. Sedang ada pemilu legislatif di kota New York: pemilihan anggota DPRD. Saya sempat masuk ke satu gedung dekat Times Square yang dijadikan TPS. Pemilih sedang antre memberikan suara.

Seorang petugas TPS melarang saya memotret –tapi sebelum dilarang saya sudah memotretnya: beberapa kali.

Aneh juga, di negara kampiun demokrasi memotret di TPS saja dilarang.


Suasana TPS di New York. -Dahlan Iskan -Harian Disway-

Saya ucapkan itu ke salah satu petugas di sana: ia setuju. Lalu mencoba bicara dengan petugas lain. Tapi yang diajak bicara tetap melarang. Petugas yang setuju dengan saya itu tampak kecewa sambil menaikkan bahunya.

Saya tidak ngotot. Dalam hati saya berkata: kan saya sudah dapat fotonya.

Hasil pilegda itu: tiga calon pendatang baru yang didukung Mamdani dapat kursi. Maka posisi Mamdani dalam memperjuangkan anggaran yang sosialistik nanti akan lebih mulus.

“Mesir telah dirampok”.

Itulah kata-kata yang paling keras untuk menilai kekalahan Mesir oleh Argentina di Piala Dunia. Pertandingan itu sendiri berlangsung di stadion Atlanta yang bisa ditutup atapnya –agar bisa pakai AC. Tapi hati nurani di seluruh dunia tetap panas.

Dalam peristiwa gol ”tangan Tuhan” Maradona yang membuat Argentina juara dunia tahun 1986 kata-kata ”rampok” juga muncul. Tapi waktu itu belum ada VAR –bantuan video yang bisa diputar ulang. Keputusan gol tangan Maradona itu sepenuhnya menjadi otoritas wasit. Bisa saja, waktu itu, wasit tidak melihatnya –dari posisi wasit berdiri– meski seluruh dunia menyaksikannya.

Tapi di kekalahan Mesir sekarang ini otoritas wasit tidak lagi semutlak dulu: wasit bisa mengecek satu kejadian yang syubhat di sistem VAR. Apalagi ini babak menjelang puncak Piala Dunia. Babak yang kian sensitif. Dan anehnya wasit pilih mengabaikan VAR! Kenapa sih –demi menjaga marwah Piala Dunia– wasit tidak melakukan itu?

“Mesir telah dirampok”.

Mamdani mengucapkan itu sebagai pejuang keadilan. Mamdani sebenarnya sedang berpidato peresmian perluasan layanan bus kota.

“Dengan rute baru ini warga New York bisa lebih banyak punya waktu. Termasuk untuk membicarakan bagaimana Mesir telah dirampok,” katanya.

Langsung saja kata-kata yang sebenarnya hanya bagian sangat kecil dari pidato itu menyebar ke seluruh dunia: Mamdani mengatakan Mesir telah dirampok.

Mamdani memang suka sepak bola. Bahkan ia pernah menonton Piala Dunia saat perhelatan itu dilaksanakan di Afrika Selatan. Mungkin sambil napak tilas. Ia masih bisa menyanyikan lagu Waka Waka yang top di Piala Dunia Afrika Selatan; dan sesudahnya.

Mamdani menyanyikan Waka Waka lagi saat promosi Piala Dunia yang finalnya di stadion New York New Jersey. Bisa saja ia tidak mau nonton di stadion mana kala yang masuk final adalah Argentina.

Mamdani lahir di Kampala, ibu kota Uganda. Ayahnya terusir ke sana. Keluarga Mamdani adalah keluarga Muslim aliran sy’iah. Di Kampala mereka terusir lagi: pilih ke Afrika Selatan. Lalu berimigrasi ke Amerika.

“Mesir telah dirampok”.

Kalau saja ada jajak pendapat di New York kata-kata itu terbukti dapat dukungan luas. Mamdani sudah seperti sihir. Bahkan serangannya kepada Netanyahu pun ternyata ”laku”. Bukan hanya di kalangan yang pro-Palestina, bahkan di kalangan Yahudi New York sendiri.

Pekan lalu ada jajak pendapat soal Netanyahu di sana. Khusus di kalangan masyarakat Yahudi hasilnya unik: 30 persen setuju dengan pendapat Mamdani. Yang tidak setuju 20 persen. Selebihnya menyatakan: tidak cukup punya pengetahuan untuk memberikan penilaian.

Mamdani ternyata dapat dukungan luas pun di kalangan Yahudi New York.


Bus kota di New Yrok yang sempat digratiskan. -Dahlan Iskan -Harian Disway-

Selama di New York saya mengalokasikan waktu satu hari penuh untuk melihat apa saja yang dilakukan Mamdani: saya naik bus kota New York yang dulu direncanakan untuk digratiskan. Ada promosi stiker Piala Dunia di dalam bus. Di situ bola tidak lagi bulat. Bolanya dibentuk seperti apel –kan New York disebut kota “Big Apple”. Ternyata hanya enam bulan bus itu gratis. Lalu kembali harus bayar.

Lalu saya ke taman-taman yang akan dirombak: belum berubah.

Saya juga melewati sebuah bangunan di bawah jalan layang. Bangunan itu rencananya diubah menjadi toko grosir murah untuk warga miskin New York. Juga belum dimulai. Masih tetap bangunan lama yang kusam. Saya tidak mampir karena belum ada apa-apa.

Semua itu tidak sampai menurunkan citra Mamdani. Rakyat tahu: APBD New York tidak cukup. Tersiar berita bahwa wali kota yang lama telah terlalu banyak utang yang membebani keuangan New York.

“Mesir telah dirampok”. (*)

Tags: Catatan DahlanDahlan IskanDiswayharian diswayRampok Mamdani

Related Posts

Ya Tidak

Ya Tidak

Thursday, 22 October 2026
Jumat Keramat

Jumat Keramat

Monday, 19 October 2026
Iris Istri

Iris Istri

Saturday, 17 October 2026
PLN Transisi

PLN Transisi

Saturday, 17 October 2026
Camino Nakasendo

Camino Nakasendo

Friday, 16 October 2026
Hati Ngadirejo

Hati Ngadirejo

Wednesday, 14 October 2026
Next Post
Perang Bintang

Perang Bintang

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi (Bukan) Kewajiban Negara

Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

Tuesday, 27 October 2026
Basri Amin

Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

Monday, 26 October 2026
Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Tuesday, 27 October 2026
Muhammad Firdaus AF

Sinergi Daerah Kunci Stabilitas Harga Pangan

Wednesday, 28 October 2026

Pos Populer

  • Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.