Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap pergaulan remaja yang dinilai semakin memprihatinkan dan berpotensi memicu berbagai persoalan sosial di daerah.
Hal itu disampaikan Adhan di kegiatan yang diselenggarakan Pemkot Gorontalo belum lama ini. Dalam arahannya pada kegiatan itu, ia meminta tenaga pendidik, mulai dari guru hingga kepala sekolah, lebih aktif memperhatikan perkembangan perilaku dan lingkungan sosial para siswa.
Menurut Adhan, pengaruh lingkungan memiliki peran besar terhadap pembentukan karakter generasi muda. Karena itu, dunia pendidikan diminta tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pembinaan moral dan kedisiplinan siswa.
Ia menilai lemahnya pengawasan dapat membuka ruang bagi munculnya berbagai perilaku menyimpang yang berdampak buruk terhadap masa depan anak-anak.
Dalam kesempatan tersebut, Adhan juga menyinggung pentingnya edukasi mengenai risiko penyakit menular, termasuk HIV/AIDS, yang menurutnya perlu menjadi perhatian bersama antara sekolah, keluarga, dan pemerintah.
Pemerintah Kota Gorontalo, kata dia, terus mendorong penguatan pendidikan karakter agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan yang dianggap negatif.
Selain itu, Adhan menyebut pemerintah daerah tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Perda) terkait LGBT sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban sosial di Kota Gorontalo.
Ia berharap pihak sekolah dan orang tua dapat memperkuat komunikasi serta pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, sehingga pembinaan karakter dan disiplin dapat berjalan lebih maksimal.
Menurut Adhan, keterlibatan semua pihak sangat dibutuhkan untuk menjaga generasi muda agar tetap berada pada lingkungan yang sehat dan mendukung masa depan mereka.(adv)













Discussion about this post