gorontalopost.co.id – Wakil Gubernur Gorontalo, Ida Syahidah Rusli Habibie, menghadiri pelantikan pengurus Perhimpunan Dokter Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN) Provinsi Gorontalo periode 2025–2028 yang digelar di Hotel Aston Gorontalo, Ahad (26/4) pukul 10.00 WITA.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada pengurus PERDATIN sebelumnya atas dedikasi dan kontribusinya dalam pengembangan pelayanan kesehatan di daerah. Ia juga mengucapkan selamat kepada ketua dan pengurus baru yang telah dilantik. “Terima kasih kepada pengurus lama yang telah bekerja dengan baik, dan selamat kepada ketua yang baru. Apa yang sudah dicapai sebelumnya diharapkan dapat dilanjutkan dan ditingkatkan,” ujar Ida Syahidah.
Ia menegaskan bahwa peran dokter anestesi sangat penting dalam dunia medis, terutama dalam mendukung berbagai tindakan medis seperti pembiusan dan perawatan intensif. Menurutnya, keberadaan PERDATIN menjadi bagian penting dalam sistem pelayanan kesehatan di Gorontalo.
Saat ini, jumlah dokter spesialis anestesi di Gorontalo tercatat sebanyak 14 orang. Meski jumlah tersebut dinilai belum maksimal, namun menunjukkan perkembangan positif dalam dunia kedokteran di daerah. “Ini menjadi kebanggaan tersendiri. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak dokter yang tertarik dan berkontribusi di Gorontalo,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PERDATIN Gorontalo yang baru dilantik, dr. Karliansyah, menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas dan jumlah tenaga spesialis anestesi selama masa kepemimpinannya. Ia menjelaskan bahwa dalam tiga tahun masa bakti ke depan, pihaknya akan fokus pada penambahan jumlah dokter spesialis serta peningkatan kompetensi menuju subspesialis anestesi. “Kami akan menambah jumlah dokter spesialis anestesi dan meningkatkan kompetensi menjadi subspesialis. Hal ini penting untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan di Gorontalo yang semakin maju dan kompleks,” jelasnya.
Karliansyah juga menegaskan bahwa PERDATIN siap mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran tenaga medis, khususnya di bidang anestesiologi dan terapi intensif, dalam mendukung sistem kesehatan yang lebih baik di Provinsi Gorontalo.(Mg-04)












Discussion about this post