gorontalopost.co.id – Warga di wilayah pesisir Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, dikejutkan oleh penemuan jasad bayi laki-laki di kawasan pantai, Selasa (5/5) sore.
Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga sekitar dan tidak berselang lama aparat kepolisian mendatangi lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa disela-sela bebatuan pesisir, sekitar pukul 17.45 Wita. Saat ditemukan, tubuhnya tanpa busana, sebagian tertutup pasir serta tersapu air laut yang mulai pasang.
Informasi awal penemuan berasal dari seorang warga bernama Tomi M. Panto (28), yang saat itu tengah memancing di sekitar lokasi sejak sore hari. Ia mengaku sempat mendengar suara tangisan bayi yang samar dari arah bebatuan ketika hendak berpindah tempat. Rasa penasaran mendorongnya untuk mendekat dan mencari sumber suara tersebut. Namun, yang ditemukan justru sosok bayi dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Menyadari situasi tersebut, Tomi segera melaporkan temuannya kepada Ketua RT setempat, Rustam Hulopi (59).
Laporan itu kemudian diteruskan kepada Polsek Kota Timur dan personel Polsek Kota Timur bersama tim Inafis dari Sat Reskrim Polresta Gorontalo Kota tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Petugas langsung memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) guna kepentingan penyelidikan. Olah TKP dilakukan untuk mengumpulkan sejumlah petunjuk yang dapat mengungkap penyebab kematian serta asal-usul bayi tersebut. Kasat Reskrim AKP Akmal Novian Reza membenarkan kejadian tersebut.
Ia menjelaskan bahwa bayi diperkirakan baru saja dilahirkan dan belum memiliki identitas. “Untuk penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Jenazah telah dibawa ke RSUD Aloei Saboe untuk dilakukan visum,” ungkapnya.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta menyisir area sekitar lokasi penemuan. Upaya ini dilakukan guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk turut membantu proses penyelidikan, dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya perempuan yang baru melahirkan namun keberadaan bayinya tidak diketahui. “Identitas pelapor akan kami rahasiakan. Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama agar kasus ini segera terungkap,” tegas AKP Akmal. Peristiwa ini menjadi perhatian serius aparat dan masyarakat, sekaligus pengingat akan pentingnya kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar. (tha)












Discussion about this post