gorontalopost.co.id– Warga di Kecamatan Lemito, tepatnya di Desa Wonggarasi Tengah, dibuat heboh dengan kecelakaan tunggal yang terjadi di ruas Jalan Trans Sulawesi, Selasa (5/5) dinihari. Dimana saat itu sebuah pikap carry DM 8419 BR, menghantam pohon.
Data yang dirangkum Gorontalo Post, pikap carry warna hitam yang dikemudikan Ramdan Kadir (18), warga Desa Rejonegoro, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo itu, membawa dua penumpang yakni Nirman Mojo (21), warga Desa Sari Tani, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, dan Rivaldo Dulanimo (21), warga Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Sementara pada bagian belakang mobil, memuat ribuan butir telur yang rencananya akan dibawa ke wilayah Kecamatan Paguyaman. Kondisi ribuan telur berhamburan (taambor) sebagian pecah dan rusak. Saat itu, kendaraan bergerak dari wilayah Kecamatan Popayato, menuju kearah Randangan. Namun pada saat melintasi Desa Wonggarasi Tengah, pengendara pikap diduga mengantuk atau microsleep, dan hilang kendali, sehingga mobil yang dikendarainya oleng ke kanan dan menabrak pohon yang berada dibawa bahu jalan.
Akibatnya, pengendara mobil pickup serta satu orang penumpang mengalami luka – luka dan satu orang penumpang lainnya meninggal dunia di lokasi. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu, kemudian langsung melarikan korban luka-luka ke Puskesmas Lemito untuk mendapatkan perawatan.
Kapolres Pohuwato, AKBP H. Busroni,S.I.K.,M.H. melalui Kasat Lantas, Iptu Gendut Hartono mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, pihaknya langsung menuju ke lokasi untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP), serta mengamankan barang bukti. Dari keterangan pengemudi mobil, yang bersangkutan pada saat itu sudah mengantuk, sehingga hilang kendali dan menabrak pohon yang berada di bahu jalan.
“Akibat dari peristiwa ini, seorang penumpang bernama Rivaldo Dulanimo (21) meninggal dunia dan kini sudah dievakuasi ke rumah duka. Sementara dua korban lainnya telah mendapatkan perawatan medis. Untuk kendaraan, masih berada di lokasi, karena kondisinya yang rusak parah, sehingga belum bisa dibawa ke Polres Pohuwato,” jelasnya. Lanjut kata Iptu Gendut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengemudi kendaraan, agar bisa lebih berhati-hati lagi. (kif)









Discussion about this post