logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Jalan Baru

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 13 April 2026
in Disway
0
Jubir Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei menyatakan perundingan Islamabad gagal, tapi jalur diplomatik tetap terbuka -Tasnim News Agency-

Jubir Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei menyatakan perundingan Islamabad gagal, tapi jalur diplomatik tetap terbuka -Tasnim News Agency-

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

DI Amerika sendiri banyak yang berdoa agar perundingan Amerika-Iran itu gagal total. Apalagi di Israel: lebih banyak lagi.

Hanya Anda –dan saya– yang berdoa agar perundingan damai itu berhasil.

Related Post

Adu Cepat

Febrie Loblobly

Orang Kuat

Jeruk Keprok

Tapi doa merekalah yang dikabulkan: perundingan di Islamabad resmi dinyatakan gagal. Total. Jalan buntu. Delegasi dari kedua negara pun meninggalkan ibu kota Pakistan tanpa saling bertemu.

Setidaknya pejabat tinggi dari kedua negara sudah berhasil menginap bersama di satu hotel yang sama.

Bukan berarti, begitu mereka pulang, perang langsung kembali meletus. Status gencatan senjata masih berlaku –sampai 10 hari lagi.

Mungkin saja, pada pukul 00.01 tengah malam tanggal 10 hari lagi bom dan rudal kembali mengarah ke sasaran masing-masing. Hancur-hancuran. Bisa lebih seru dari sebelum gencatan senjata. Mereka sudah cukup istirahat. Tenaga sudah pulih untuk memulai perang baru.

Atau, keduanya hanya saling tunggu: siapa yang memulai serangan lebih dulu. Siapa yang memulai akan mendapat penilaian negatif dari seluruh dunia.

Pun 28 Februari lalu: dunia mencatat Amerika-Israel lah yang lebih dulu menyerang Iran. Justru di saat perundingan antara Amerika-Iran mendekati kesepakatan.

Perundingan kali ini, di Islamabad itu, memang lebih sulit: Iran telanjur babak belur. Iran menuntut ganti rugi sebagai prasyarat perundingan dimulai. Tuntutan seperti itu tidak ada di perundingan sebelum perang.

Bisa jadi pada pukul 00.01 di tanggal itu nanti tidak terjadi apa-apa. Kedua belah pihak saling menahan diri. Perang 40 hari kemarin ternyata hanya menghabiskan biaya dan kepercayaan politik. Tidak ada yang menang. Yang menang hanya para sengkuni.

Apalagi belum jelas pula siapa yang akan membayar tagihan perang 40 hari itu. Rakyat Amerika Serikat? Atau Presiden Donald Trump mengirim kuitansi biaya perang ke negara-negara Arab di Teluk Parsi? Bisa jadi perang meletus lagi bila sudah jelas siapa yang membayar tagihannya.

Kemungkinan lain: gencatan senjata diperpanjang. Bisa tambah dua minggu lagi. Itu perlu. Berhubungan lawan jenis saja perlu jeda. Apalagi perang.

Selama jeda itu Amerika bisa mengumpulkan kuitansi-kuitansi pembelian senjata. Ditambah biaya operasional kapal perang dan pesawat tempur. Plus uang makan 20.000 personel selama 40 hari.

Lalu bikin surat tagihan ke negara-negara Arab. Disertai perhitungan bunga dan biaya tidak terduga. Termasuk uang duka cita meninggalnya banyak tentara Amerika.

Selama jeda yang sama Iran bisa memperbaiki senjata yang rusak. Atau mengerahkan alat berat membuka bunker yang pintu masuknya dihancurkan serangan Israel-Amerika. Lalu Iran mengeluarkan senjata yang disimpan di dalamnya. Senjata itu mestinya tidak rusak. Tinggal memindahkan ke tempat lain.

Soal senjata ini sebuah media Amerika kemarin menyiarkan berita yang sangat menjengkelkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth: The Wall Street Journal.

Koran itu mewawancarai intelijen Amerika secara rahasia. Tidak disebutkan siapa nama intelijen itu dan dari divisi apa. Intinya, kata si intelijen, Iran masih memiliki banyak sekali senjata. Terutama rudal jarak menengah –bisa menyasar sampai ke Tel Aviv di Israel.

Hegseth jengkel dengan pemberitaan itu dengan alasan yang Anda sudah tahu: ia sudah beberapa kali menegaskan seluruh armada angkatan laut Iran musnah, industri senjatanya sudah punah, persediaan senjata Iran sudah habis, dan sistem komando Iran sudah tidak berfungsi.

TWSJ sendiri mewawancarai intelijen itu karena tergelitik oleh kenyataan Iran masih mampu menembak jatuh pesawat tempur Amerika. Juga masih bisa meluncurkan rudal jarak jauh dan menerbangkan banyak sekali drone. Padahal semua itu terjadi justru setelah Hegseth menyatakan Iran sudah tidak punya kemampuan militer.

Lalu apa yang dilakukan Indonesia di masa jeda gencatan senjata itu?

Presiden Prabowo diberitakan akan kembali terbang ke luar negeri. Kali ini ke Rusia.

Di dalam negeri politisi dari Partai Nasdem banyak yang melakukan perang gerilya. Sebagian sudah melakukan operasi penyusupan ke Partai Gajah PSI. Sebagian lagi ke partai penguasa: Gerindra. Sebagian lagi masih bisik-bisik.

Perang gerilya seperti itu sampai pula ke daerah-daerah.

Ketua-ketua Gerindra di daerah sering menerima telepon dari politisi Nasdem di tingkat lokal: mereka menyatakan sudah siap untuk bedol desa.

Perundingan damai di Islamabad menemui jalan buntu. Di dalam negeri politisi Nasdem mencari dan menemukan jalan baru.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Adu Cepat

Adu Cepat

Thursday, 16 July 2026
Febrie Loblobly

Febrie Loblobly

Wednesday, 15 July 2026
Orang Kuat

Orang Kuat

Tuesday, 14 July 2026
Jeruk Keprok

Jeruk Keprok

Monday, 13 July 2026
Rampok Mamdani

Rampok Mamdani

Saturday, 11 July 2026
Perang Bintang

Perang Bintang

Saturday, 11 July 2026
Next Post
Ilustrasi--

Oknum Pegawai BSG Bobol Brankas, Kerugian Rp 13,1 Miliar, Termasuk Kuras Rekening Dormant

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 16 Juli 2026

Rekomendasi

Dari Hama Menjadi Cuan, Tim Pengabdian UNG Latih Warga Produksi Tepung Ikan Sapu-sapu

Dari Hama Menjadi Cuan, Tim Pengabdian UNG Latih Warga Produksi Tepung Ikan Sapu-sapu

Saturday, 18 July 2026
Umar Karim

Salah Desil DTSEN, Data Warga Miskin Terbaca ‘Konglomerat’, Umar: Kok Sama dengan Rafi Ahmad

Friday, 17 July 2026
Pemberdayaan Kader Kesehatan, Tim Pengabmas Poltekkes Gorontalo Terapkan Pendekatan Family Center Care di Telaga Jaya   

Pemberdayaan Kader Kesehatan, Tim Pengabmas Poltekkes Gorontalo Terapkan Pendekatan Family Center Care di Telaga Jaya  

Friday, 17 July 2026
Harga Bright Gas Turun, Pertamina Hadirkan LPG Berkualitas

Harga Bright Gas Turun, Pertamina Hadirkan LPG Berkualitas

Friday, 17 July 2026

Pos Populer

  • APH di Gorontalo Solid, Kapolda, Kapolres Silaturahim ke Markas TNI-Kejaksaan

    APH di Gorontalo Solid, Kapolda, Kapolres Silaturahim ke Markas TNI-Kejaksaan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Saksi Ungkap Perbuatan Terdakwa PETI, Tertangkap Tangan Saat Menambang Emas Ilegal di Saripi

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Tinjau Kualitas Pembangunan Rumah BSPS

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Mewaspadai Lonjakan Harga Pangan: Menjaga Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Poltekkes Kemenkes Gorontalo Demonstrasikan Tiliaya Sebagai Jajanan Sehat Anak Sekolah

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.