logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Persepsi

Memaknai Kebijakan Pemberian Kesempatan & Perpanjangan Waktu dalam Penganggaran & Pembayaran Melampaui Tahun Anggaran

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 5 March 2026
in Persepsi
0
Yusran Lapananda

Yusran Lapananda

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dr. Yusran Lapananda, SH., MH

SETIAP akhir tahun anggaran (TA) ataupun pada awal TA pada pemerintahan daerah sering terjadi persoalan atas penyelesaian pekerjaan maupun penganggaran &pelaksanaan belanja dalam hal ini pembayaran pekerjaan melampaui TA.

Atas persoalan ini terdapat dua kebijakan yang harus terpenuh: Pertama,kebijakan pengadaan barang/jasa yakni pelaksanaan/penyelesaian pekerjaraan yang berpedoman pada Perpres 16/2018 Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah & perubahannya& Peraturan LKPP 12/2021 Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Melalui Penyedia& perubahannya.

Kedua, kebijakan pengelolaan keuangan daerah yakni penganggaran &pelaksanaan belanja atau pembayaran pekerjaan melampaui TA yang berpedoman pada Permendagri 77/2020 Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah &Perkada masing-masing daerah yang mengatur tata cara penganggaran &pelaksanaan belanja melampaui TA.

Dalam penganggaran &pembayaran pekerjaan melampaui TA, kedua kebijakan ini merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan, keduanya saling terkait. Begitu pula atas penganggaran atas belanja pekerjaan melampaui TA harus diatur dalam Perkada masing-masing daerah yang mengatur tata cara penganggaran &pelaksanaan belanja melampaui TA sesuai perintah Permendagri 77/2020 pada BAB V huruf T angka 1 huruf h.

Related Post

Pajak: Madu dan Racun Bagi Perekonomian  

Satu Huruf Salah di KTP, Urusan Publik Berantakan

Spanyol, Bola, dan Islam

Gorontalo Karnaval Karawo, Untuk Apa?

Kebijakan Penyelesaian Pekerjaan, Penganggaran, dan Pembayaran Melampaui TA

Kebijakanpenyelesaian pekerjaan maupun penganggaran &pelaksanaan belanja atau pembayaran pekerjaan melampaui TA diatur dalam Permendagri 77/2020 pada BAB V huruf T angka 1 yang pengaturannya: untuk menyelesaikan pekerjaan atau melanjutkan pelaksanaan pekerjaan/pembayaran atas ikatan perjanjian/kontrak/perikatan lainnya pada TA berkenaan yang melampaui TA hanya terhadap akibat: (a). keterlambatan pembayaran pekerjaan yang telah diselesaikan 100% pada tahun berkenaan. (b). perpanjangan waktu (maknanya pemberian kesempatan). (c), keadaan di luar kendali pemda dan/atau Penyedia termasuk keadaan kahar (force majeure). (d). kewajiban lainnya antara lain hasil putusan pengadilan yang bersifat tetap. Dari rumusanPermendagri 77/2020 pada BAB V huruf T angka 1 termasuk yang dirumuskan dalam Perkada masing-masing daerah, maka kebijakan pemutusan kontrak tak termasuk kedalam akibat &kriteria penyelesaian pekerjaan dan/atau pembayaran pekerjaan melampaui TA.

Pemberian Kesempatan dan Perpanjangan Waktu

Sering terjadi persepsi yang mencampuradukan antara makna perpanjangan waktu/kahar dengan pemberian kesempatan termasuk rumusan pada Permendagri 77/2020 pada BAB V huruf T angka 1.

Dari perspekrif Perpres 16/2018, perpanjanganwaktu berkenaan dengan keadaan kahar berkaitan dengan perubahan kontrak(suatu keadaan yang terjadi di luar kehendak para pihak dalam kontrak &tidak dapat diperkirakan sebelumnya, sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi). Sedangkan pemberian kesempatan berkaitan dengan penyelesaian kontrak.

Perubahan kontrak. Pada pasal 54 Perpres 16/2018jo Perpres 46/2025: (1). Jika terdapat perbedaan antara kondisi lapangan saat pelaksanaan dengan gambar dan/atau spesifikasi teknis/kerangka acuan kerja yang ditentukan dalam dokumen kontrak, PPK bersama Penyedia dapat melakukan perubahan kontrak, meliputi: (a). menambah atau mengurangi volume yang tercantum dalam kontrak; (b). menambah dan/atau mengurangi jenis kegiatan; (c). mengubah spesifikasi teknis kondisi lapangan; (d). mengubah jadwal pelaksanaan. (2). Jika perubahan kontrak mengakibatkan penambahan nilai kontrak, perubahan kontrak dilaksanakan dengan ketentuan penambahan nilai kontrak akhir tidak melebihi 10% dari harga dalam kontrak awal. (3) Jika perubahan kontrak disebabkan keadaan darurat, penambahan nilai Kontrak akhir dapat melebihi 10% atas persetujuan PA.

 Perpanjangan waktu. Keadaan kahar/perpanjangan waktu dijelaskan dalam pasal 55 Perpres 16/2018: (1). Jika terjadi keadaan kahar, pelaksanaan kontrak dapat dihentikan. (2). Jika pelaksanaan kontrak dilanjutkan, para pihak dapat melakukan perubahan kontrak. (3). Perpanjangan waktu untuk penyelesaian kontrak disebabkan keadaan kahar dapat melewati TA. (4) Tindak lanjut setelah terjadinya keadaan kahar diatur dalam kontrak.

Makna keadaan kahar tak banyak terjelaskan dalam Perpres 16/2018& perubahannya, namun demikian maknanyalebih terjelaskan dalam Peraturan LKPP 12/2021& perubahannya..

Pemberian kesempatan. Pemberian kesempatan/penyelesaian kontrak dijelaskan pada pasal 56 Perpres 16/2018: (1). Jika Penyedia gagal menyelesaikan pekerjaan sampai masa pelaksanaan kontrak berakhir, namun PPK menilai Penyedia mampu menyelesaikan pekerjaan, PPK memberikan kesempatan Penyedia untuk menyelesaikan pekerjaan. (2). Pemberian kesempatan kepada Penyedia menyelesaikan pekerjaan, dimuat dalam adendum kontrak yang didalamnya mengatur waktu penyelesaian pekerjaan, pengenaan sanksi denda keterlambatan kepada Penyedia, &perpanjangan jaminan pelaksanaan. (3). Pemberian kesempatan menyelesaikan pekerjaan, dapat melampaui TA.

Pada Peraturan LKPP 12/2021angka 7.20, jika penyedia gagal menyelesaikan pekerjaan sampai masa pelaksanaan kontrak berakhir, PPKontrak melakukan penilaian atas kemajuan pelaksanaan pekerjaan. Hasil penilaian menjadi dasar bagi PPKontrak untuk memberikan kesempatan kepada Penyedia menyelesaikan pekerjaannya sampai dengan 50 hari kalender.

Jika selama 50 hari kalender, Penyedia belum menyelesaikan pekerjaan, PPKontrak dapat memberikan kesempatan Kedua penyelesaian sisa pekerjaan dengan jangka waktu sesuai kebutuhan &dituangkan dalam addendum kontrak yang didalamnya mengatur pengenaan sanksi denda keterlambatan kepada Penyedia & perpanjangan masa berlaku jaminan pelaksanaan.

 Pemutusan Kontrak

Dalam Peraturan LKPP 12/2021& perubahannya, pemutusan kontrak adalah tindakan yang dilakukan oleh PPKontrak atau Penyedia untuk mengakhiri berlakunya kontrak karena alasan tertentu.

Alasan jika PPKontrak melakukan pemutusan kontrak, antara lain: (a). Penyedia terbukti melakukan KKN, kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses pengadaan; (b). Penyedia gagal memperbaiki kinerja setelah mendapat surat peringatan sebanyak 3 kali. (c). Penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya & tak memperbaiki kelalaiannya. (d). hasil penelitian PPKontrak, Penyedia tak mampu menyelesaikan keseluruhan pekerjaan walaupun diberikan kesempatan sampai dengan 50 hari Kalender.(e). Penyedia menghentikan pekerjaan selama waktu yang ditentukan dalam kontrak &penghentian tak tercantum dalam program mutu &tanpa persetujuan pengawas pekerjaan. Jika pemutusan kontrak karena kesalahan Penyedia: (a). Jaminan pelaksanaan dicairkan.  (b). Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia atau jaminanuang muka dicairkan.(c). Penyedia dikenakan sanksi daftar hitam.

Penganggaran dan Pembayaran Melampaui TA

 Untuk pelaksanaan pekerjaan/pembayaran atas ikatan perjanjian/kontrak/perikatan lainnya pada TA berkenaan melampaui TA, harus dilakukan reviu terlebih dahulu oleh APIP. Reviu didasarkan pada laporan Kepala SKPD atas pelaksanaan pekerjaan/pembayaran yang tidak dapat diselesaikan pada tahun berkenaan atau kewajiban lainnya disertai dokumen pendukung, antara lain: (a). ikatan perjanjian/kontrak/perikatan lainnya; (b). BAST pekerjaan atau pemeriksaan atas kemajuan fisik pekerjaan. (c). hasil rekonsiliasi atas pembayaran berdasarkan SP2D yang telah diterbitkan oleh BUD/Kuasa BUD.

Hasil reviu menjadi salah satu dasar pemda (TAPD & Kepala Daerah) untuk: (a). melakukan perubahan perkada penjabaran APBD &diberitahukan kepimpinan DPRD untuk selanjutnya ditampung dalam perda APBD-P. (b). pembayaran atas kewajiban dianggarkan dalam program, kegiatan, &sub kegiatan serta kode rekening berkenaan. (c) mengesahkan DPA SKPD atau Perubahan DPA SKPD &SPD sebagai dasar pembayaran.(*)

 

Penulis adalah PNS JPTPratama

Tags: Harian Persepsipersepsitulisan persepsiTulisan Yusran Lapanandayusran lapananda

Related Posts

Mewaspadai Lonjakan Harga Pangan: Menjaga Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo

Pajak: Madu dan Racun Bagi Perekonomian  

Tuesday, 21 July 2026
Satu Huruf Salah di KTP, Urusan Publik Berantakan

Satu Huruf Salah di KTP, Urusan Publik Berantakan

Monday, 20 July 2026
Basri Amin

Spanyol, Bola, dan Islam

Monday, 20 July 2026
Muh. Amier Arham

Gorontalo Karnaval Karawo, Untuk Apa?

Sunday, 19 July 2026
Mewaspadai Lonjakan Harga Pangan: Menjaga Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo

Mewaspadai Lonjakan Harga Pangan: Menjaga Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo

Thursday, 16 July 2026
Muhammad Makmun Rasyid

Industri Hoaks dan Kemarahan

Wednesday, 15 July 2026
Next Post
ENJOY BALI - Pebalap MotoGP dari tim Honda HRC Castrol yakni Joan Mir dan Luca Marini menghabiskan waktunya di Bali. (foto: dok-ahm)

Pebalap Honda MotoGP Kopdar di Bali

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 21 Juli 2026

Rekomendasi

Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

Tuesday, 21 July 2026
Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Yosonegoro

Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Yosonegoro

Tuesday, 21 July 2026
Mantan Kades di Pohuwato Resmi Ditahan, Diduga Lakukan Pencabulan Terhadap Staf Desa

Mantan Kades di Pohuwato Resmi Ditahan, Diduga Lakukan Pencabulan Terhadap Staf Desa

Tuesday, 21 July 2026
Skandal Command Center, Kejati Jebloskan Tiga Tersangka ke Lapas

Skandal Command Center, Kejati Jebloskan Tiga Tersangka ke Lapas

Tuesday, 21 July 2026

Pos Populer

  • APH di Gorontalo Solid, Kapolda, Kapolres Silaturahim ke Markas TNI-Kejaksaan

    APH di Gorontalo Solid, Kapolda, Kapolres Silaturahim ke Markas TNI-Kejaksaan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Hadiri Bahagia QRIS Fest 2026 di Limboto

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Spanyol, Bola, dan Islam

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Pengumuman Libur Khusus Final Pildun di Gorontalo Hoaks

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.