Gorontalopost.co.id, GORONTALO -– Satu unit rumah permanen milik warga yang ada di Desa Pilolalenga, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, dilalap si jago merah pada Senin (1/6) sekitar pukul 11.30 WITA.
Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, peristiwa itu menimpa rumah milik Muhlis (40). Pada saat itu, pemilik rumah sementara berada di area belakang rumahnya. Tiba-tiba saja terlihat kepulan asap tebal ke luar dari kamar bagian belakang.
Saat memeriksa ke dalam, api sudah dalam kondisi membesar. Korban sempat berupaya menyalakan mesin pompa air untuk memadamkan api, namun alat tersebut sudah hangus dan tidak berfungsi. Korban kemudian berlari ke luar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga lainnya.
Mendengar teriakan tersebut, para tetangga langsung berdatangan untuk membantu mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan, seperti sebagian perabotan kursi, meja, dan pakaian.
Namun, kondisi cuaca dengan angin yang bertiup kencang di lokasi kejadian, membuat kobaran api dengan sangat cepat membesar dan menghanguskan seluruh badan rumah beserta surat-surat penting dan barang elektronik di dalamnya.
Sekitar pukul 12.10 Wita, satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gorontalo tiba di lokasi kejadian. Petugas Damkar bersama Kepolisian dan warga sekitar saling bahu-bahu memadamkan sisa kobaran api.
Pada pukul 12.40 WITA, api akhirnya berhasil dipadamkan secara total, dan akibat peristiwa ini, kerugian material yang dialami korban diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 150 juta.
Kapolres Gorontalo melalui Kapolsek Bongomeme, IPDA Irfan Riadi Wuata, S.H. membenarkan insiden tersebut, dan menyatakan bahwa Personel Polsek Bongomeme telah diturunkan ke lokasi untuk melakukan tindakan Kepolisian.
“Begitu menerima laporan, personel kami langsung bergerak cepat mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP dan membantu mengumpulkan bahan keterangan,” ucapnya.
Ditambahkan pula, berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lapangan, penyebab kebakaran diduga kuat akibat adanya arus pendek atau korsleting listrik dari kamar bagian belakang rumah korban.
“Kami bersyukur tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam musibah ini. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Bongomeme, untuk selalu waspada dan rutin memeriksa kelayakan instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah terjadinya hal serupa, terutama saat cuaca angin kencang seperti sekarang,” harapnya. (kif)












Discussion about this post