Gorontalopost.co.id, GORONTALO –- Cuaca yang kurang bersahabat dalam beberapa waktu terakhir berdampak pada pasokan hasil tangkapan nelayan di Gorontalo. Akibatnya, harga sejumlah jenis ikan di kawasan pelelangan ikan Kota Gorontalo mengalami fluktuasi, meski aktivitas jual beli tetap berlangsung ramai.
Pantauan di lokasi menunjukkan masyarakat masih memadati lapak-lapak penjualan ikan segar untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga. Beragam jenis ikan hasil tangkapan nelayan tetap tersedia, meskipun jumlah pasokan tidak sebanyak hari-hari normal.
Salah seorang pedagang ikan di kawasan pelelangan, Emil Salilama, mengatakan kondisi cuaca yang tidak menentu memengaruhi aktivitas nelayan saat melaut. Hal tersebut berdampak pada berkurangnya jumlah ikan yang masuk ke pasar sehingga memengaruhi harga jual beberapa komoditas.
“Kalau cuaca buruk, nelayan biasanya mengurangi aktivitas melaut demi keselamatan. Akibatnya pasokan ikan berkurang dan harga beberapa jenis ikan ikut berubah,” ujarnya.
Menurut Emil, sejumlah jenis ikan yang banyak diminati masyarakat saat ini antara lain ikan oci, lajang, cakalang, dehu, kodi-kodi, ikan batu, udang, hingga suntung. Harga masing-masing komoditas bervariasi tergantung jenis, ukuran, dan ketersediaan stok.
Untuk ikan dehu, harga jual berkisar antara Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram. Sementara ikan oci dipasarkan dengan harga Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram, sedangkan ikan lajang berada pada kisaran Rp25 ribu per kilogram.
Di antara berbagai komoditas yang tersedia, ikan batu/kerang menjadi salah satu jenis dengan harga tertinggi. Komoditas ini dijual mulai dari Rp30 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram, tergantung ukuran dan kualitas ikan yang ditawarkan kepada pembeli.
Meski pasokan mengalami penurunan, para pedagang tetap berupaya menjaga harga agar tetap terjangkau dan tidak membebani masyarakat. Mereka berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga aktivitas nelayan kembali normal dan ketersediaan ikan di pasar meningkat.
Aktivitas perdagangan di kawasan pelelangan ikan Kota Gorontalo sendiri masih berlangsung setiap pagi, sore hingga malam hari. Lokasi tersebut tetap menjadi salah satu pusat perbelanjaan ikan segar yang ramai dikunjungi masyarakat karena menawarkan berbagai jenis hasil laut dengan kualitas yang masih terjaga.
Dengan membaiknya kondisi cuaca, para pedagang dan nelayan berharap stabilitas pasokan serta harga ikan dapat kembali normal sehingga aktivitas ekonomi di sektor perikanan tetap berjalan optimal. (Mg-03)










Discussion about this post