Gorontalopost.co.id, GORONTALO –- Kredit ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kota (Pemkot) Gorontalo, pada Bank Sulut Gorontalo (BSG) bakal tetap dilakukan melalui sistem debit bulk atau debit otomatis, sebagaimana ketika Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemkot Gorontalo masih dikelola BSG.
Hal ini menjadi pembahasan dalam pertemuan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK) yang merupakan pemegang saham pengendali BSG, Sabtu (30/5). Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan hak-hak keuangan ASN tetap terlindungi dan kewajiban kredit dapat diselesaikan sesuai ketentuan.
Dikutip dari laman resmi Pemprov Gorontalo, Senin (1/6), disebutkan jika Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mengambil langkah strategis bersama pihak perbankan untuk merumuskan solusi penyelesaian kredit ASN. Koordinasi dilakukan guna memastikan proses pembayaran kredit berjalan melalui mekanisme yang sah dan tidak memberatkan para ASN.
“Pemerintah Provinsi Gorontalo mengimbau ASN untuk tetap tenang dan bersikap kooperatif selama masa transisi perbankan berlangsung. ASN yang terdampak juga diharapkan mematuhi skema pembayaran yang telah disepakati oleh instansi terkait demi menjaga stabilitas keuangan daerah,” ungkap Gusnar.
Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan bahwa perpindahan mitra perbankan daerah tidak menghapus kewajiban kredit yang telah berjalan. Pemotongan gaji ASN yang memiliki pinjaman di BSG tetap dilakukan melalui sistem debit otomatis (debit bulk) agar cicilan kredit tetap terbayarkan.
Pembahasan mengenai penyelesaian kredit ASN turut melibatkan Gubernur Gorontalo dan Gubernur Sulawesi Utara. Komunikasi antar kepala daerah tersebut diharapkan menghasilkan kebijakan yang memberikan kepastian bagi ASN sekaligus menjaga hubungan kerja sama dengan BSG. (tro)











Discussion about this post