logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Persepsi

Momentum Perubahan Kaum Muda di Hari Patriotik 23 Januari

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Friday, 22 January 2021
in Persepsi
0
Menjelang Musyawarah Besar VIII LAMAHU : MENARUH ASA,  MENAKAR ARAH SINERGI PASCA-SUKSESI

Delyuzar Ilahude

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh :
Delyuzar Ilahude

           Tahun ini, ada yang berbeda dalam peringatan Hari Patriotik 23 Januari yang digelar Pemerintah Provinsi Gorontalo. Upacara harus menerapkan protokol kesehatan di tengah ancaman wabah COVID-19. Setiap tahun, seluruh warga dan pemerintah Provinsi Gorontalo, memperingati 23 Januari sebagai  Hari Patriotik, namun sayangnya, seiring dengan waktu, semakin sedikit yang mengetahui peristiwa apa yang melatarbelakangi penetapan tanggal 23 Januari sebagai Hari Patriotik di Gorontalo.

         Mengutip Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai dan menghormati jasa para pahlawannya.” Hari Patriotik 23 Januari menjadi hari mengenang jasa para pejuang yang rela mengorbankan tenaga, harta, hingga nyawanya untuk melawan para penjajah di Bumi Gorontalo. Kala itu, pasukan yang dipimpin Nani Wartabone menangkap semua pejabat Belanda di Gorontalo. Ribuan warga Gorontalo turun ke jalan tanpa memandang suku, agama, dan jabatan. Mereka menduduki kantor-kantor pemerintahan Belanda. Kepala polisi, asisten residen, dan kepala kontrol ditahan. Bendera penjajah pun diturunkan, Merah Putih dikibarkan di depan Kantor Pos Gorontalo. 23 Januari 1942, tiga tahun sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia, Gorontalo sudah lebih dulu menyatakan kemerdekaan.

Kita memang tidak ikut serta dalam perjuangan itu, tetapi sebagai generasi muda penerus bangsa, sudah sepatutnya kita memberi makna baru kepahlawanan dan mengisi kemerdekaan sesuai perkembangan zaman.

            Jadilah warga yang dapat meniru semangat juang hari Patriotik dengan berkontribusi terhadap perkembangan, khususnya di daerah Gorontalo. Dibutuhkan banyak tenaga terampil demi mewujudkan Gorontalo yang maju di segala sektor, terutama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya. Jadilah pejuang untuk diri sendiri dengan mencetak prestasi yang dapat dibanggakan bagi kemajuan Provinsi Gorontalo, berkontribusi terhadap pembangunan di Gorontalo.

Related Post

Negara Hadir, Guru Bermartabat

Pajak: Madu dan Racun Bagi Perekonomian  

Satu Huruf Salah di KTP, Urusan Publik Berantakan

Spanyol, Bola, dan Islam

             Jangan jadikan Hari Patriotik 23 Januari ini sebagai acara seremonial belaka tanpa menghayati nilai-nilai perjuangan dari para pahlawan kita, tapi ambillah nilainya, dan refleksikan dalam kehidupan sehari-hari. Amanat dan cita-cita para pejuang yang dipimpin oleh Nani Wartabone pada saat itu, pada hakikatnya ingin membuat Gorontalo menjadi negeri yang makmur dan sejahtera. Tidak dapat dipungkiri bahwa Gorontalo juga tak luput dari kasus korupsi, atau narkoba. Namun, sebagai generasi penerus, janganlah menjadi bagian dari masalah, tapi jadilah bagian dari solusi, demi kesejahteraan masyarakat Gorontalo.

            Perlu kerja keras bersama, untuk membawa Gorontalo berlari mengejar ketertinggalan. Sikap apatis, tak acuh, dan rendahnya kepedulian terhadap lingkungan yang dimiliki generasi muda Gorontalo saat ini, takkan membantu mengejar ketertinggalan itu. Pesatnya perkembangan teknologi, tak disertai dengan kesadaran diri generasi muda sebagai agen perubahan.

            Digitalisasi bagai pedang bermata dua. Jika digunakan secara cerdas, arif dan penuh kesadaran, tentu bermanfaat. Tapi sayangnya, fenomena yang saat ini banyak terjadi pada generasi muda Gorontalo, justru sebaliknya. Digitalisasi justru membawa dampak negatif berupa perilaku konsumtif, dan prokrastinasi, sibuk dengan aktivitas  di dunia maya yang melenakan dan membuang banyak waktu.

            Belum lagi masalah peredaran minuman keras, pesta narkoba di kalangan remaja, dan perilaku seks bebas yang terus meningkat. Semakin jauh generasi muda dari kegiatan yang produktif dan positif, semakin jauh juga jalan bagi Gorontalo untuk menjadi provinsi yang makmur, karena mereka masih belum memahami peran sesungguhnya di masa depan. Lalu bagaimana caranya agar semua orang menyadari tugas masing-masing demi Gorontalo yang lebih baik? Kuncinya adalah peka, dan semangat berinovasi, dan yang paling penting berkontribusi.

            Sudah saatnya, kaum muda memimpin, dan peka terhadap masalah sosial, dan lingkungan sekitar. Sudah saatnya kaum muda berkarakter, menguasai ilmu pengetahuan serta nilai kepahlawanan lain yang diwariskan. Bijak melihat kondisi, tidak melakukan provokasi yang bisa memicu konflik dalam bermasyarakat, tidak menyebarkan berita hoax, serta tidak mudah bertindak anarkistis. Sudah saatnya, kaum terpelajar melahirkan ide dan gagasan, ulet membangun Gorontalo. Inovasi cerdas adalah salah satu kunci bersaing dengan kemajuan daerah lain.

            Di Hari Patriotik tahun ini, mulailah berintrospeksi diri. Berkaca pada diri sendiri, seberapa jauh kita memaknai dan mewarisi nilai-nilai kepahlawanan para pendahulu kita. Melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan, mewujudkan Gorontalo menjadi provinsi yang makmur, damai, dan sejahtera, baldatun thayyibatun warabbun ghofur, alias gemah ripah loh jinawi. Jangan sia-siakan pengorbanan para leluhur, yang darahnya juga mengalir dalam urat nadi kita. (*)

     Selamat Hari Patriotik 23 Januari. Jadilah generasi pembaharu, yang bisa membawa Gorontalo bergerak maju.
Wassalam

Penulis adalah generasi ke tiga (cucu pertama) dari  Pahlawan Nasional Alm Nani Wartabone,
Ketua Umum Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB (IOM-ITB)
Email : delyuzar_mgi@yahoo.com

  

Tags: 23 januaridelyuzar ilahudenani wartabonepatriotikpersepsi

Related Posts

Husin Ali

Negara Hadir, Guru Bermartabat

Wednesday, 22 July 2026
Mewaspadai Lonjakan Harga Pangan: Menjaga Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo

Pajak: Madu dan Racun Bagi Perekonomian  

Tuesday, 21 July 2026
Satu Huruf Salah di KTP, Urusan Publik Berantakan

Satu Huruf Salah di KTP, Urusan Publik Berantakan

Monday, 20 July 2026
Basri Amin

Spanyol, Bola, dan Islam

Monday, 20 July 2026
Muh. Amier Arham

Gorontalo Karnaval Karawo, Untuk Apa?

Sunday, 19 July 2026
Mewaspadai Lonjakan Harga Pangan: Menjaga Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo

Mewaspadai Lonjakan Harga Pangan: Menjaga Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo

Thursday, 16 July 2026
Next Post
Kantong Plastik

Kantong Plastik

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 22 Juli 2026

Rekomendasi

Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

Wednesday, 22 July 2026
Selama 28 Hari Puskesmas Ilangata Sukses Salurkan Menu Sehat Balita Cegah Stunting

Selama 28 Hari Puskesmas Ilangata Sukses Salurkan Menu Sehat Balita Cegah Stunting

Wednesday, 22 July 2026
AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

Wednesday, 22 July 2026
Miras Masih Beredar di Desa

Miras Masih Beredar di Desa

Wednesday, 22 July 2026

Pos Populer

  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Hadiri Bahagia QRIS Fest 2026 di Limboto

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Spanyol, Bola, dan Islam

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Pengumuman Libur Khusus Final Pildun di Gorontalo Hoaks

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.