Gorontalopost.co.id — Kondisinya belum sepenuhnya pulih, dan masih dalam perawatan medis. Namun, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah RH tetap memilih datang ke Bumi Perkemahan Cibubur, Selasa (18/8) sore. Bukan untuk menghadiri seremoni. Idah datang menemui kontingen Gorontalo yang sedang mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026.
Begitu tiba, Idah disambut Ketua Harian Kwarda Gorontalo Susanto Liputo bersama para pengurus, pembina pendamping dan peserta Jamnas. Suasana seketika berubah hangat. Anak-anak Pramuka Gorontalo tampak antusias menyambut kedatangan Ketua Dewan Pembina Kwarda Gorontalo tersebut.
Di hadapan para peserta Jamnas, Idah menyampaikan pesan sederhana: nikmati setiap kesempatan, jaga kesehatan dan pulang membawa cerita baik dari Cibubur. “Salam Pramuka. Kak Idah menyempatkan diri hadir di Bumi Perkemahan ini dalam rangka Jambore Nasional ke-12. Ikuti semua kegiatan semampu kalian, karena ini kenangan yang tidak terlupakan,” pesan Idah.
Ia meminta para peserta menjaga kekompakan, kedisiplinan dan persatuan selama mengikuti seluruh rangkaian Jambore Nasional, pesta Pramuka Penggalang yang berlangsung lima tahun sekali.
Menurut Idah, kesempatan mengikuti Jamnas tidak datang dua kali. Karena itu, pengalaman yang mereka dapatkan selama berada di Cibubur harus menjadi bagian dari proses membentuk karakter.
“Ini kesempatan yang tidak akan terulang lagi. Tentunya ada kenangan manis yang kalian dapatkan nanti. Ini pengalaman yang terindah dan terbaik dan tentunya membuat karakter kalian semakin baik,” ujarnya.
Sebelum meninggalkan lokasi, Idah juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kondisi hingga kembali ke Gorontalo. Ia berharap kontingen dapat pulang dalam keadaan sehat dan membawa pengalaman yang berharga. Ketua Harian Kwarda Gorontalo Susanto Liputo mengatakan, kehadiran Idah memberi suntikan semangat bagi peserta, pembina pendamping dan pengurus yang berada di arena Jamnas.
Menurutnya, peserta terlihat semakin bersemangat setelah mendapat kunjungan langsung dari Idah. “Jamnas simbol Bhinneka Tunggal Ika dan laboratorium pembentukan karakter bangsa. Kehadiran Kak Idah Syahidah menjadi spirit dan motivasi bagi para peserta, pembina pendamping dan pengurus Pramuka Gorontalo di arena Jambore Nasional Cibubur,” kata Susanto.
Pertemuan singkat itu pun meninggalkan pesan yang lebih besar dari sekadar kunjungan. Di tengah masa pemulihan, Idah ingin memastikan anak-anak Gorontalo yang sedang belajar tentang persaudaraan, disiplin dan kebangsaan di Cibubur tahu bahwa mereka tidak berjalan sendiri. (tro/*)














Discussion about this post