Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Kabid Dokkes Polda Gorontalo Kombes Pol. dr. Mintarya Suryanto, M.M. mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan data pribadi, khususnya data tahanan dan kepesertaan BPJS.
Hal tersebut disampaikan dalam arahannya saat apel pagi gabungan yang dilaksanakan di Lapangan Apel Polda Gorontalo, Rabu (19/08/26). Kombes Pol. dr. Mintarya menjelaskan, salah satu modus penipuan menyasar pelayanan tahanan. Pelaku biasanya berupaya memperoleh informasi mengenai identitas tahanan, termasuk nama dan kondisi atau penyakit yang diderita tahanan.
Data tersebut kemudian digunakan pelaku untuk menghubungi keluarga tahanan dengan mengaku sebagai pihak tertentu. Selanjutnya, pelaku menyampaikan informasi mengenai kondisi tahanan dan meminta sejumlah uang kepada keluarga korban.
“Personel yang memberikan pelayanan tahanan agar lebih berhati-hati terhadap pihak-pihak yang meminta data tahanan. Jangan sampai data tersebut disalahgunakan untuk melakukan penipuan terhadap keluarga tahanan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan personel agar mewaspadai modus penipuan melalui WhatsApp yang mengatasnamakan BPJS. Dalam modus tersebut, pelaku mengirimkan pesan yang menyebut status kepesertaan BPJS anggota keluarga tidak aktif, kemudian meminta korban menghubungi nomor tertentu untuk melakukan pengurusan.
Menurutnya, masyarakat maupun personel tidak perlu panik dan langsung mengikuti arahan dari nomor yang tidak dikenal. Setiap informasi terkait kepesertaan BPJS hendaknya dikonfirmasi melalui kanal atau layanan resmi BPJS.
“Jangan mudah percaya dengan pesan WhatsApp yang mengatasnamakan BPJS. Pastikan informasi tersebut melalui layanan resmi BPJS dan jangan memberikan data pribadi maupun melakukan transfer uang kepada pihak yang tidak dikenal,”pungkasnya. (roy)













Discussion about this post