gorontalopost.co.id— Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memimpin langsung upacara detik-detik Proklamasi tingkat Provinsi Gorontalo. Di hadapan jajaran TNI-Polri, ASN, pelajar, veteran, tokoh masyarakat hingga tamu undangan, momentum kemerdekaan menjadi pengingat bahwa perjuangan bangsa tidak selesai pada 17 Agustus 1945.
Upacara dimulai pukul 08.00 Wita. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) kemudian menjalankan tugasnya, mengantarkan Sang Merah Putih ke puncak tiang bendera diiringi suasana hening dan penuh perhatian seluruh peserta.
Prosesi dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, hingga teks Proklamasi yang dibacakan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili. Doa menjadi penutup rangkaian peringatan detik-detik Proklamasi.
Di balik upacara tersebut, ada para pelajar yang menjalankan tugas penting sebagai penjaga Merah Putih. Aprilia Pratiwi Abas dari SMA Negeri 3 Kota Gorontalo dipercaya membawa baki. Awaludin Saputra Olii dari SMA Negeri 1 Kabila bertugas sebagai pengerek bendera, sementara Muhammad Fauzan Gamulu dari MAN 1 Kota Gorontalo menjadi pembentang.
Komandan Kelompok 8 dipercayakan kepada Faithpele Hezekiah E. Walukow dari SMA Negeri 1 Kota Gorontalo, sedangkan Komandan Pasukan 17 dijalankan Muhammad Raditya Alfayed Panua dari MAN 1 Kota Gorontalo.
Upacara dipimpin Letnan Kolonel Infanteri Syamsuddin, Kepala Staf Kodim 1315 Kabupaten Gorontalo, sebagai Komandan Upacara. Sementara Perwira Upacara dijabat Mayor Infanteri Zainuddin, Perwira Seksi Teritorial Kodim 1304 Kota Gorontalo.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Nani Ismail Mokodongan turut mendampingi Gubernur Gusnar. Sejumlah pejabat dan tokoh daerah juga hadir, di antaranya Wakil Gubernur Gorontalo periode 2017–2022 Idris Rahim, Kapolda Gorontalo, Danrem 133/Nani Wartabone, Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, jajaran instansi vertikal, veteran, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga orang tua Paskibraka. (tro)












Discussion about this post