Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo terus memperkuat kolaborasi dan kemitraan dengan insan pers sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang transparan serta menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Marupa Sagala, S.I.K., S.H., M.H., saat berkunjung ke Graha Pena Gorontalo Post, Jumat (14/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Marupa menyampaikan apresiasi kepada Gorontalo Post yang selama ini dinilai telah menjadi salah satu mitra strategis Polda Gorontalo dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.
“Penguatan kolaborasi dan kerja sama ini bertujuan membangun komunikasi publik yang transparan, menyampaikan informasi edukatif secara akurat, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Gorontalo,” ujar Marupa.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan media memiliki peran penting, terutama di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. “Kunjungan kami ke Gorontalo Post bukan hanya ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kemitraan strategis antara Polda Gorontalo dan rekan-rekan wartawan di Gorontalo Post,” katanya.
Marupa mengatakan, Bidang Humas Polda Gorontalo secara rutin membangun komunikasi dengan media melalui pertemuan, kunjungan media (media visit), maupun kegiatan bersama awak media.
Ia menilai, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam hubungan antara kepolisian dan media. Media, kata dia, merupakan mitra strategis dalam menyampaikan capaian kinerja kepolisian maupun berbagai program pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menyadari, dengan keterbukaan informasi saat ini, media diposisikan sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan capaian kinerja kepolisian serta program pelayanan masyarakat. Ketika ada wartawan yang ingin melakukan konfirmasi, tentu kami harus melayani. Tidak ada alasan bagi kami untuk tidak menjawab karena itu merupakan bagian dari tugas wartawan,” jelasnya.
Selain memperkuat kemitraan, Marupa menyebut kolaborasi dengan media juga menjadi salah satu upaya bersama dalam menangkal penyebaran berita palsu atau hoaks. Menurutnya, kepolisian bersama insan pers memiliki tanggung jawab untuk membantu mengedukasi masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial serta mampu menyaring informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya.
“Perkembangan teknologi saat ini semakin kompleks. Hampir semua informasi berada dalam satu genggaman melalui telepon seluler. Karena itu, kami berharap Gorontalo Post tetap menyajikan pemberitaan berdasarkan fakta sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kecepatan media dalam menyampaikan informasi, namun tetap harus mengedepankan akurasi dan verifikasi. “Media yang cepat mendapatkan informasi dan memberitakannya tentu akan menjadi pilihan masyarakat karena dinilai aktif. Tetapi kecepatan itu tetap harus diimbangi dengan fakta dan akurasi,” tambahnya.
Marupa menegaskan, Polda Gorontalo tidak akan menutup-nutupi apabila terdapat anggota kepolisian yang terbukti melakukan tindak pidana maupun pelanggaran kode etik. Ia mempersilakan media memberitakan persoalan tersebut sepanjang didukung fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kalau memang ada kejadiannya dan sesuai fakta, saya akan menjawab ketika ada wartawan yang melakukan konfirmasi. Tetapi kalau hanya isu, tentu saya tidak akan menjawab karena informasi tersebut belum dapat dipertanggungjawabkan,” tandasnya. Gorontalo Post Dukung Keterbukaan Informasi
Direktur Utama Gorontalo Post, Mohamad Sirham, menyambut baik penguatan kolaborasi dan sinergi dengan Polda Gorontalo. Menurutnya, kemitraan antara media dan kepolisian penting untuk mendukung keterbukaan informasi sekaligus menjaga kemerdekaan pers. “Kemitraan ini sangat penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, menangkal berita bohong, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” kata Sirham.
Ia menegaskan, Gorontalo Post tetap berkomitmen memberitakan setiap persoalan secara profesional berdasarkan informasi yang faktual dan dapat diverifikasi, termasuk apabila terdapat oknum yang diduga terlibat tindak pidana. Sirham juga mengapresiasi perkembangan Polda Gorontalo yang dinilainya cukup pesat, dari tipe C hingga kini menjadi tipe A.
Ia turut mengapresiasi keberadaan Sekolah Polisi Negara (SPN) Gorontalo di Batudaa serta Rumah Sakit Bhayangkara Gorontalo. “Kami melihat perkembangan Polda Gorontalo sangat cepat, dari tipe C kemudian B dan akhirnya menjadi tipe A. Termasuk SPN Gorontalo di Batudaa yang menurut kami sangat baik, begitu juga RS Bhayangkara Gorontalo,” ujarnya.
Terkait situasi kamtibmas, Sirham menilai kondisi keamanan di Gorontalo sejauh ini relatif terkendali. Ia mengatakan, setiap informasi maupun peristiwa yang berkaitan dengan kepentingan publik selalu diupayakan untuk dikonfirmasi kepada pihak terkait.
“Setiap ada pergerakan atau kejadian selalu kami koordinasikan dengan Polda maupun Polres dan Polsek jajaran. Kami tidak hanya menulis, tetapi memastikan informasi yang kami sampaikan akurat dan faktual,” jelasnya.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Gorontalo Post, Jitro Paputungan, mengatakan Gorontalo Post merupakan media cetak yang telah hadir di Gorontalo sejak 1 Mei 2000. Menurutnya, perkembangan teknologi mendorong Gorontalo Post untuk terus beradaptasi dan bertransformasi menjadi media dengan ekosistem konvergensi.
“Alhamdulillah, Gorontalo Post telah bertransformasi dari media cetak harian menjadi ekosistem media konvergensi yang mencakup koran cetak, portal berita online, hingga koran digital yang dapat diakses secara real-time oleh pembaca,” kata Jitro.
Ia menambahkan, pemanfaatan platform digital dan media sosial dilakukan untuk memperluas jangkauan informasi sehingga dapat diakses masyarakat secara lebih cepat dan luas. “Kami memanfaatkan platform digital dan media sosial untuk memperluas jangkauan informasi ke seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (roy)













Discussion about this post