Gorontalopost.co.id, BONE BOLANGO — Bendungan Bulango Ulu mulai dilirik Uni Emirat Arab (UEA) sebagai proyek yang berpotensi dikembangkan lebih jauh. Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem Aldhaheri, bahkan siap menawarkan peluang investasi tersebut kepada perusahaan energi asal UEA, Masdar.
Keseriusan itu disampaikan setelah Abdulla melihat langsung progres pembangunan bendungan yang berada di Kabupaten Bone Bolango, Rabu (12/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda hari kedua kunjungan kerja Dubes UEA di Gorontalo.
Abdulla mengaku kagum melihat perkembangan pembangunan bendungan yang dimulai sejak 2019 dan ditargetkan rampung tahun ini. Menurutnya, infrastruktur tersebut memiliki potensi besar untuk memberikan nilai tambah bagi Gorontalo.
“Kami sudah berkunjung dan melihat langsung pembangunan dam ini. Saya kagum dan senang melihat kemajuan pekerjaannya. Untuk memberi nilai tambah bagi Gorontalo, kita akan berkolaborasi melalui perusahaan UEA, salah satunya Masdar, untuk bisa berkontribusi pada proyek ini,” jelas Abdulla.
Masdar merupakan perusahaan energi terbarukan berbasis di Abu Dhabi yang mengembangkan proyek energi bersih, termasuk tenaga surya, angin, dan hidrogen hijau di berbagai negara. Potensi Bendungan Bulango Ulu memang cukup besar. Bendungan ini memiliki kapasitas tampung sekitar 93,549 juta meter kubik air dengan luas genangan mencapai 549,11 hektare.
Selain sebagai sumber air baku bagi sekitar 880 ribu jiwa, bendungan tersebut diproyeksikan memiliki potensi pembangkit listrik sekitar 80 megawatt. Infrastruktur ini juga akan mendukung irigasi sekitar 5.000 hektare sawah sekaligus membuka peluang pengembangan sektor pariwisata.
Dengan multifungsi tersebut, Bendungan Bulango Ulu tak hanya dipandang sebagai proyek infrastruktur pengendali dan penyedia air, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi aset ekonomi baru bagi Gorontalo.
Kehadiran Masdar dalam penjajakan ini menjadi menarik karena salah satu potensi utama bendungan adalah energi. Peluang kolaborasi tersebut masih berada pada tahap penjajakan, namun membuka kemungkinan pemanfaatan infrastruktur Bendungan Bulango Ulu untuk pengembangan energi terbarukan.
Dalam kunjungan tersebut, Abdulla didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim, Kepala Bappeda Wahyudin Katili, dan Kepala Dinas PUPR Aries Ardianto. Rombongan disambut Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo, Ali Rahmat.
Jika penjajakan ini berlanjut, Bendungan Bulango Ulu berpeluang menjadi salah satu titik masuk investasi UEA di Gorontalo—mengubah infrastruktur yang sedang dibangun menjadi mesin baru bagi air, energi, pertanian, dan ekonomi daerah. (tro)











Discussion about this post