Gorontalopost.co.id, KOTAMOBAGU — Drag Race Tidar Kotamobagu Championship 2026 berlangsung di Jln AP Mokoginta, Kelurahan Upai, Kotamobagu yang dipadati penonton, berakhir tragis, Ahad (9/8) sore.
Salah satu peserta balap, yang diduga adalah Tian Ngantung dari tim Pangeran 05 McJoe, melaju dengan kecepatan tinggi menggunakan mobil honda jazz, tiba-tiba hilang kendali, keluar lintasan, dan menghantam belasan penonton yang berjejer di tepi jalan. “Braaakkkkk…”
Teriakan histeris para penonton balap mobil itu tak terhindarkan, suasana berubah mencekam, warga berusaha melakukan pertolongan terhadap korban, dan membawa ke rumah sakit yakni RS Monompia, dan RSUD Pobundayan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kotamobagu, Kamis (6/8) lalu, dengan melibatan ratusan pebalap dari dalam dan luar Sulawesi Utara. Peristiwa tragis ini membuat tujuh penonton balap dilaporkan meninggal dunia, dan belasan lainya mengalami luka serius.

Tujuh korban meninggal dunia adalah Januni Pusung (35) warga Desa Bilalang Baru, Harianti Mokoginta warga Bilalang III, Lisma Mokoginta (38) warga Bilalang III, Ali Ponamon (65) warga Desa Pontodon, Biyo Mokoagow (74) warga Desa Bilalang III, Nilawati Mokodongan warga Desa Pontodon Induk, dan Rugaina Manangin warga Desa Bilalang.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, Honda Jazz tersebut termasuk dalam peserta balap kelas Free For All (FFA) yang terus melaju, padahal telah melewati haris finish, dan memasuki area pengereman sekitar 100 meter.
Hanya saja karena diduga mobil mengalami crash, kehilangan kendali, sehingga menabrak penonton yang berada di sisi lintasan. Insiden tersebut membuat perlombaan langsung dihentikan.
Selain para penonton yang menjadi korban, pebalap yang mengemudikan Honda Jazz nahas itu, Tian Ngantung, juga dilaporkan mengalami luka serius, hingga harus dirujuk ke rumah sakit di Manado, setelah sebelumnya mendapat perawatan intensif di RS Monompia, Kotamobagu.
Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik mengatakan pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan saksi, melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Wali Kota Weny Gaib turut melihat para korban di rumah sakit, ia mengatakan bersama Polisi akan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Wali Kota juga menyebut memberi bantuan untuk kebutuhan para korban. “Kami akan memastikan bahwa semua kebutuhan mereka terpenuhi dalam masa sulit ini,” tambahnya. (tro/net)













Discussion about this post