Gorontalopost.co.id, GORONTALO -– Menjelang perhelatan akbar Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan Ke-XVII Tahun 2026, Polda Gorontalo akan memperketat pengamanan wilayah.
Langkah strategis ini disampaikan oleh Karo Ops Polda, Kombes Pol. Pramono Jati, S.I.K., M.T., saat apel gabungan yang berlangsung di Mako Polda Gorontalo, Senin, 15 Juni 2026.
Ditekankan oleh Alumnus Akpol 1996 ini di depan ratusan personel gabungan, PENAS XVII bukan sekadar agenda daerah, melainkan manifestasi kehormatan bangsa yang menuntut jaminan keamanan mutlak. Mengingat ribuan peserta dari 35 provinsi akan memadati Bumi Serambi Madinah, Polda Gorontalo berkomitmen menyajikan ruang publik yang aman, tertib, dan humanis.
“Penyelenggaraan PENAS XVII di Gorontalo ini merupakan momentum krusial yang menaruh reputasi daerah kita di panggung nasional. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada seluruh personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi lintas sektoral,” tutur Kombes Pol. Jati.
Keamanan para tamu, kelancaran logistik, serta kondusivitas ruang publik lanjut Karo Ops adalah prioritas utama.
“Kita harus mengedepankan pendekatan yang preemtif, preventif, namun tetap tegas dan terukur demi memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tanpa kendala sedikit pun,” tambahnya.
Guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat dan mobilitas peserta, Karo Ops memaparkan beberapa poin instruksi diplomatis yang wajib diimplementasikan oleh seluruh satuan kerja di lapangan.
Diantaranya, sinergitas antarlembaga. Mengintegrasikan pola pengamanan Polri bersama jajaran TNI, Pemerintah Daerah, hingga panitia pusat untuk meminimalkan miskomunikasi di lapangan.
Selain itu, perlu manajemen arus lalu lintas. Yakni, mengatur jalur transportasi utama dari Bandara Djalaluddin menuju pusat akomodasi hotel dan arena utama di GOR David-Tony, Limboto. Langkah selanjutnya yaitu Pengamanan Objek Vital.
Menempatkan personel secara melekat di area pameran, lokasi studi banding kelompok tani, serta ribuan rumah warga (Homestay) peserta. Yang terakhir adalah Pelayanan Humanis.
Menampilkan wajah Kepolisian yang ramah dan siap membantu, guna memberikan kesan positif bagi para delegasi nasional. Dengan komitmen tinggi yang disuarakan melalui apel gabungan ini, Karo Ops Polda Gorontalo optimis mampu mengawal transformasi teknologi pertanian nasional ini dalam atmosfer yang aman damai.
“Pada dasarnya, kami berharap agar semua pihak yang terlibat, bisa saling memberikan dukungan serta memberi informasi ketika ada hal-hal yang terjadi di lapangan, sehingga dapat diantisipasi maupun ditangani secepatnya,” pungkasnya. (kif)











Discussion about this post