logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Masuk Istana

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 26 May 2026
in Disway
0
Masuk Istana
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

Rumah pembuangan Bung Hatta lebih terpelihara. Sedikit. Ada seorang wanita muda, berkerudung tua, menjadi penjaga rumah itu. Dia juga pemandu wisata –meski banyak tidak tahu ketika ditanya detail peristiwa. Terlihat tidak ada sedikit pun minat pada sejarah rumah itu, apalagi untuk mendalaminya.

Wanita itu pegawai negeri. Pun suaminyi yang tugasnya juga di rumah Bung Hatta. Masih ada beberapa benda berharga sejarah di situ: meja kerja Bung Hatta, tempat tidur, mesin tik, dan bangku-bangku sekolah model zaman dulu: tempat duduknya menyatu dengan mejanya yang berlaci yang di permukaan meja ada cekungan untuk tempat pensil dan botol tinta.

Related Post

Dapat Apa

Cinta Alwi

Klarifikasi Bukan

Dor! Dor!

Bung Hatta memang mengajar anak-anak Banda di kelas-kelas yang terletak di belakang rumahnya. Ada lima kelas berjajar di halaman belakang rumah itu. Lalu ada sumur tua yang bermulut lebar-bundar yang tidak pernah lagi dipakai.

Pun bekas bangunan dapurnya: kosong.

Saya ingat bekas rumah Zhou Enlai di kecamatan Huai An di pedalaman Tiongkok (Disway 14 Maret 2026:Zhou BK ). Benda-bendanya terawat. Yang hilang dibikinkan imitasinya. Yang terlihat mati dihidup-hidupkan. Pemandunya wanita muda setara dengan sarjana strata dua sejarah.

Tapi ini memang Banda. Yang kalau mau ke ibu kota kabupaten pun harus menyeberangi laut yang rawan gelombang.

Yang amat saya khawatirkan bukan hanya rumah-rumah pembuangan itu. Masih ada dua bangunan yang istimewa: Istana Mini dan Benteng Banda.

Istana Mini itu –begitu sebutan resminya– memang sangat mirip dengan Istana Merdeka Jakarta. Ups…orang Banda tidak akan rela dengan kalimat itu. Mereka bilang Istana Negara Jakarta lah yang mirip Istana Mini Banda.Istana Mini dibangun sebagai pengganti istana lama yang hancur di tahun 1816. Berarti selemot-lemotnya proses pembangunan istana pengganti masih akan tetap lebih tua dari Istana Merdeka.

Halamannya pun mirip yang Jakarta. Meski tidak terpelihara tapi tidak rusak. Kalau di seberang Istana Merdeka ada lapangan monas, di depan Istana Mini ada taman lebih luas: taman pepohonan yang tersambung ke laut. Kalau sama-sama berdiri di teras istana, pemandangan di depan Istana Mini lebih indah.
Tidak ada yang menggunakan Istana Mini ini. Kosong. Siapa saja bisa masuk istana. Kapan saja.

Saya dua kali ke Istana Mini. Waktu pertama datang, di sore hari, saya sulit memotret: ada penduduk yang bakar sampah dengan asap tebal masuk halaman istana.

Besoknya, sebelum matahari terbit saya ke sana lagi: pasti tukang bakar sampahnya masih dibakar mimpi. Memotret menjelang matahari terbit adalah momen terbaik.

Doa saya: penduduk Banda tidak dilanda kemiskinan. Istana ini, meski tidak terpelihara tapi tidak diduduki bangunan liar.

Pun Benteng Banda. Tidak terawat tapi utuh. Menjelang magrib adalah waktu terbaik naik ke atas benteng. Indah sekali. Inilah lokasi tertinggi di pulau Banda Kecil. Dari atas benteng bisa melihat semua laut di sekeliling Banda. Pulau Gunung Api bisa seperti di pelupuk mata.

Dibanding benteng mana pun di Indonesia, Benteng Banda adalah benteng terbaik yang masih ada. Utuh. Indah. Rasanya saya ingin tiap senja ke benteng ini: membaca buku atau menulis untuk Disway.

Sesekali di salah satu kamar lantai bawah benteng ini saya bisa menyanyi tanpa rasa malu: suara cempreng saya bisa berubah menjadi sedikit bulat oleh gema dinding-dinding tebal tuanya.

Pindah ruangan gemanya berbeda. Dari satu ruangan ke ruang lainnya suara saya bisa berganti dari Broery Pesulima ke Changcuters ke Gombloh dan Little Richard.(*)

Tags: Dahlan IskanDISDiswayharian diswayMasuk Istana

Related Posts

Dapat Apa

Dapat Apa

Monday, 25 May 2026
Cinta Alwi

Cinta Alwi

Saturday, 23 May 2026
Klarifikasi Bukan

Klarifikasi Bukan

Saturday, 23 May 2026
Dor! Dor!

Dor! Dor!

Saturday, 23 May 2026
--

Rujak Ambon

Thursday, 21 May 2026
--

Kenari Tua

Wednesday, 20 May 2026
Next Post
Mantap! Soal LHP, Adhan-Indra Ukir Opini WTP

Mantap! Soal LHP, Adhan-Indra Ukir Opini WTP

Discussion about this post

Rekomendasi

BI Gorontalo Gelar High Level Meeting Bersama TPID Siapkan Langkah Strategis Sambut Iduladha dan PENAS 2026

BI Gorontalo Gelar High Level Meeting Bersama TPID Siapkan Langkah Strategis Sambut Iduladha dan PENAS 2026

Tuesday, 26 May 2026
Pebalap Binaan AHM, Ramadhipa Taklukkan Sirkuit Barcelona!

Pebalap Binaan AHM, Ramadhipa Taklukkan Sirkuit Barcelona!

Tuesday, 26 May 2026
Wagub Idah Apresiasi Peran KPID Gorontalo, Dorong Sinergi Stakeholder Wujudkan Penyiaran Berkualitas

Wagub Idah Apresiasi Peran KPID Gorontalo, Dorong Sinergi Stakeholder Wujudkan Penyiaran Berkualitas

Tuesday, 26 May 2026
Penyaluran Pakaian dan Donasi Buku dalam Program RE3 FOR-E

Bukan Hanya Mengurangi Limbah Pakaian, RE3 FOR-E PNM Turut Mengalirkan Manfaat bagi Usaha Nasabah Laundry

Monday, 25 May 2026

Pos Populer

  • Tambang Emas Pohuwato, Berkah atau Kutukan Sumber Daya Alam?  Dari Enclave Ekonomi ke Pengukit Pertanian dan UMKM

    Tambang Emas Pohuwato, Berkah atau Kutukan Sumber Daya Alam? Dari Enclave Ekonomi ke Pengukit Pertanian dan UMKM

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Presiden Sumbang Sapi Kurban untuk Gorontalo, Bobotnya 1.130 Kg dari Peternak Lokal  

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • AHM Hadirkan TEFA Astra Honda di SMK Mitra Binaan, Fasilitas Pendidikan Tambah Lengkap

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Tiga Excavator Ditemukan di Lokasi PETI Bulangita, Dua Operator Melarikan Diri, Polisi Buru Pemilik Alat Hingga Pemodal

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Manajemen Pembelajaran Adaptif untuk Kelompok Disabilitas: Implementasi Teknologi Asistif dalam Ekosistem Pendidikan Inklusif

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.