Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Laga Inggris vs Argentina yang berlangsung, Kamis (16/7) dinihari, meninggalkan kisah duka di Gorontalo. Usai pertandingan yang dimenangkan kesebalasan Argentina, salah seorang pendukung Argentina di Kota Gorontalo tewas, setelah mengalami kecelakaan lalu lintas (Laka) tunggal di ruas jalan Tondano, Kelurahan Bulotadaa Barat, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo, Kamis (16/7).
Korban diketahui bernama Utun Gani (21), warga Desa Huntu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango. Saat kejadian, sekitar pukul 05.15 Wita korban mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dari arah Jalan Barito menuju Jalan Jhon Aryo Katili (eks Andalas).
Berdasarkan keterangan warga Ilyas Katili, yang berada di sekitar lokasi, korban diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Ketika melintasi ruas jalan yang menikung tepatanya di sebuah kios, sepeda motor yang dikendarainya diduga oleng ke kanan.
Hal itu membuat Utun hilang kendali hingga akhirnya menabrak beton trotoar dan sebuah pohon di tepi jalan. Benturan keras menyebabkan korban terpental dan mengalami cedera berat di bagian kepala.
Korban meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis. Sementara itu sepeda motor Yamaha Mio Tri warna putih hitam bernomor polisi DM 3430 EM rusak parah di bagian depan.
Tidak lama setelah peristiwa itu, dua personel Polsek Kota Utara tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Huntu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango untuk disemayamkan.
Sejumlah rekan korban menyebutkan, sebelum kecelakaan terjadi, korban baru saja nonton bareng (Nobar) pertandingan semifinal Piala Dunia antara Argentina dan Inggris yang dimenangkan Argentina.
Usai pertandingan, korban sebagai pendukung tim Argentina diduga meluapkan kegembiraannya saat mengendarai sepeda motor. Namun, informasi tersebut masih sebatas keterangan dari rekan-rekan korban dan belum dipastikan sebagai penyebab kecelakaan.
Kasatlantas Polres Gorontalo Kota, AKP Nurmaya Kasim, SIK membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tunggal tersebut. Menurutnya, petugas telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.
“Tindakan yang sudah dilakukan yakni olah TKP dengan memeriksa saksi-saksi guna proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat khusunya pengendara kendaraan bermotor agar tidak melakukan pelanggaran lalu lintas ketika akan melakukan Konvoi , hindari kebut-kebutan dan hindari tindakan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan hingga merenggut nyawa,”tutup Nurmaya. (roy)













Discussion about this post