Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Warga masyarakat Kota Gorontalo diingatkan agar lebih serius mengawasi penggunaan telepon genggam pada anak-anak dan remaja. Sebab, perkembangan teknologi digital saat ini membawa ancaman baru yang perlahan memengaruhi perilaku generasi muda.
Hal ini disampaikan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat menghadiri silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo bersama masyarakat Kelurahan Siendeng, pekan kemarin.
Di hadapan warga, Adhan menilai akses informasi yang begitu bebas melalui gawai dapat menjadi pintu masuk berbagai pengaruh negatif apabila tidak diawasi orang tua.
Ia menyebut ancaman tersebut kini tidak lagi datang secara langsung di lingkungan sekitar, melainkan masuk melalui layar telepon genggam yang setiap hari digunakan anak-anak. “Sekarang semua bisa diakses lewat handphone. Anak-anak tidak boleh dibiarkan tanpa pengawasan,” ujar Adhan.
Ia mengungkapkan, berbagai konten berbahaya mulai dari kekerasan, narkoba hingga paham radikal kini mudah ditemukan di media sosial maupun internet. Maka dari itu, peran keluarga dinilai sangat penting untuk memantau aktivitas digital anak sekaligus membangun komunikasi yang baik di rumah.
Peringatan tersebut juga berkaitan dengan pemaparan sejumlah instansi dalam kegiatan itu, termasuk materi mengenai ancaman radikalisme yang disampaikan aparat keamanan.
Adhan mengaku prihatin karena berdasarkan informasi yang diterimanya, sudah ada warga Gorontalo yang terpapar jaringan paham ekstrem. Untuk itu, Adhan meminta masyarakat lebih peka terhadap perubahan perilaku anak maupun aktivitas mereka di media sosial.
Selain persoalan gawai, Adhan turut menyoroti ancaman lain terhadap generasi muda seperti penyalahgunaan narkoba dan bahan tertentu yang diperjualbelikan bebas.
Bahkan, Pemerintah Kota Gorontalo berencana menerbitkan surat edaran kepada toko bangunan agar lebih selektif melayani pembelian bahan tertentu oleh anak-anak. “Kalau ada anak-anak membeli bahan tertentu, harus ditanya dulu dipakai untuk apa,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Adhan juga mengajak masyarakat terus mendukung program pemerintah, mulai dari memberikan data yang benar dalam sensus ekonomi hingga ikut membantu pemberantasan rokok ilegal di Kota Gorontalo.
Ia memastikan pemerintah daerah tetap berkomitmen memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat melalui program BPJS yang iurannya ditanggung pemerintah.
Kegiatan silaturahmi di Kelurahan Siendeng berlangsung hangat dan interaktif. Warga tampak aktif berdialog langsung dengan pemerintah di tengah pembahasan berbagai isu sosial yang menjadi perhatian bersama.(adv)













Discussion about this post