Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan saat bersilaturahmi dengan masyarakat Kelurahan Wongkaditi Barat, Senin (18/5/2026) malam.
Dalam pertemuan itu, Adhan menyoroti dua persoalan yang dinilai perlu menjadi perhatian bersama, yakni peredaran krim kecantikan ilegal dan minuman keras.
Di hadapan warga, Adhan mengingatkan masyarakat agar lebih selektif membeli produk kecantikan, khususnya yang tidak memiliki izin edar resmi. Ia menilai masih banyak masyarakat yang mudah tergiur harga murah tanpa memperhatikan keamanan kandungan produk.
Menurutnya, penggunaan krim tanpa izin dari Balai POM sangat berisiko bagi kesehatan karena bahan yang digunakan tidak jelas dan berpotensi membahayakan kulit maupun tubuh pengguna. “Ibu-ibu jangan hanya tergiur murahnya. Kalau tidak ada izin edar, itu bisa berbahaya,” ujar Adhan.
Ia juga mengungkapkan bahwa aparat penegak hukum sebelumnya pernah menangani kasus penjualan krim ilegal di wilayah Gorontalo. Karena itu, ia mengapresiasi keterlibatan Balai POM dalam kegiatan tersebut sebagai langkah edukasi kepada masyarakat terkait bahaya produk tanpa izin.
Selain masalah kosmetik ilegal, Adhan kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Gorontalo dalam memberantas peredaran minuman keras.
Ia menilai miras kerap menjadi pemicu berbagai persoalan sosial dan tindak kriminalitas di lingkungan masyarakat. “Kalau soal minuman keras, tidak ada kompromi di Kota Gorontalo,” tegasnya.
Pemerintah, lanjut Adhan, telah beberapa kali melakukan penutupan terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan miras di wilayah kota.
Meski begitu, ia menilai Kelurahan Wongkaditi Barat hingga saat ini masih dikenal sebagai wilayah yang aman dan relatif kondusif. Adhan berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan oleh seluruh elemen masyarakat.
“Saya tahu Wongkaditi Barat dari dulu tidak pernah dikenal dengan keributan atau mabuk-mabukan. Ini harus tetap dijaga,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Adhan juga mengingatkan para orang tua agar lebih aktif mengawasi penggunaan telepon genggam oleh anak-anak. Menurutnya, pengawasan keluarga sangat penting untuk mencegah anak terpapar pengaruh negatif dari penggunaan gawai tanpa kontrol.(adv)












Discussion about this post