Gorontalopost.co.id, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi melantik Syafrin Liputo sebagai Wali Kota Jakarta Selatan pada Rabu (15/4). Langkah ini menandai babak baru bagi Syafrin yang sebelumnya dikenal sebagai “panglima” transportasi Jakarta. Putra Gorontalo itu kini dipercaya memimpin wilayah Jakarta Selatan, wilayah ibukota berpenduduk lebih dari 2,3 juta orang.
Sebelum menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo merupakan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta yang menjabat sejak 2019. Ia telah menahkodai urusan lalu lintas ibu kota selama kurang lebih tujuh tahun di bawah tiga kepemimpinan gubernur yang berbeda.
Karier Syafrin di dunia transportasi memang sangat mengakar. Namun kini, di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung, tanggung jawabnya meluas dari sekadar mengatur jalanan menjadi mengelola wilayah administratif yang strategis.
Perjalanan karier Syafrin tidak selalu mulus. Ia tercatat pernah mengalami pasang surut dalam birokrasi Pemprov DKI Jakarta. Dalam perjalanan kariernya, dia pernah dicopot oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 2015 saat Syafrin menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Pasca-pencopotan tersebut, ia sempat berkarier di kementerian sebelum akhirnya kembali ke Balai Kota.
Keberuntungan kembali menghampiri Syafrin di era kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Ia pun diangkat kembali menjadi bagian Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dengan posisi langsung menjadi Kepala Dinas sejak 2019 hingga akhirnya promosi menjadi Wali Kota yang dilantik, kemarin.
Lahir di Gorontalo pada 26 Maret 1971, Syafrin adalah sosok akademisi sekaligus praktisi. Ia memulai langkahnya di Dishub sejak 11 April 2006 sebagai Kepala Seksi Data dan Informasi. Ia menamatkan pendidikan sarjana di pada STTD Bekasi, hingga menamatkan jenjang S3 bidang doktor Ilmu Lingkungan di Universitas Indonesia pada tahun 2014.
Selain pendidikan, pengalaman manajerialnya juga mencakup posisi mentereng lainnya. Syafrin Liputo resmi menjadi Komisaris Utama PT Jakarta Lingko Indonesia melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Juni 2023.
Kini, publik menantikan gebrakan Syafrin di Jakarta Selatan. Dengan latar belakang doktor ilmu lingkungan dan pakar transportasi, ia diharapkan mampu menyelesaikan isu-isu krusial di Jaksel, mulai dari kemacetan hingga tata ruang hijau.
Penunjukan ini membuktikan bahwa dedikasi panjang Syafrin di birokrasi Jakarta membuahkan hasil manis, membawa putra Gorontalo ini menjadi salah satu pejabat paling berpengaruh di lingkup Pemprov DKI Jakarta saat ini. (tro/jp)












Discussion about this post