logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Zaman Batu

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 8 April 2026
in Disway
0
Zaman Batu
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

Hari ini adalah deadline yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Iran: menyerah atau akan digempur habis-habisan sampai ludes. Dalam istilah Trump: Iran akan dihancurkan sampai menjadi seperti kembali ke zaman batu.

Trump sudah ingatkan: militer Amerika itu terhebat di dunia. Peralatan tempurnya termodern dan terbesar di muka bumi. Tidak ada benda sebesar biji sawi sekali pun yang bisa sembunyi dari intaian Amerika. Jajaran pemimpin Iran akan dihabisi sampai ke lapis keduanya.

Iran tetap tidak takut. Tidak mau menyerah. Bahkan marah. Istilah ”sampai menjadi kembali ke zaman batu” itu menyinggung perasaan terdalam mereka. Anda sudah tahu: bangsa Persia sudah maju di kala Amerika masih berada di zaman batu.

Menteri Perang Amerika Pete Hegseth lebih brutal lagi –kata-katanya. Sampai tidak pantas saya tulis di sini.

Related Post

Utang Tuhan

Agus Mustofa

Iri Masyaallah

Oei Al-Kaff

Kepercayaan diri Amerika seperti dapat momentum lima hari terakhir. Yakni ketika Amerika berhasil menyelamatkan pilot pesawat tempur yang ditembak jatuh di pegunungan Iran. Ketika pesawat itu jatuh pilotnya memijit tombol yang membuat dirinya terpental bersama dengan kursinya –sekaligus bisa menjadi pelampungnya. Begitulah semua pesawat tempur: pesawat boleh hancur pilotnya harus selamat.

Kisah penyelamatan pilot inilah yang kini jadi peristiwa kepahlawanan besar di Amerika. Itu dibuat kisah penyelamatan tentara dari sarang musuh. Perhatian orang Amerika fokus tertuju ke detik-detik penyelamatan itu. Mereka seperti sedang nonton film Hollywood.

Begitulah Amerika. Tidak hanya di film. Setelah tahu pilot pesawat tempur itu terperangkap di sarang musuh segala upaya dikerahkan. Digambarkan, Presiden Trump sendiri terus mondar-mandir di Gedung Putih: dari Oval Room ke War Room. Ia mengikuti dari detik ke detik pengerahan kekuatan untuk menyelamatkan satu orang itu.

Sang pilot hanya punya senjata minimalis: pistol. Tapi ia punya senjata kecil yang mahapenting: alat sebesar kacang yang bisa mengirim sinyal.

Sinyal itu masuk ke cloud-nya Amazon atau Oracle atau Google atau Microsoft. Dari sana menyebar ke pusat kendali militer Amerika.

Begitu diketahui posisi sang pilot rencana operasi penyelamatan pun dikerahkan. Apalagi sang pilot juga memberi info: dirinya dalam keadaan selamat. Hanya terluka. Ia juga melaporkan kondisi lokasi jatuhnya pesawat: di pegunungan dengan ketinggian 2.300 meter. Seperti di ketinggian pegunungan Tinombala di Palu.

Sang pilot juga melapor bahwa ia sudah berhasil bersembunyi agar tidak mudah ditangkap pasukan Iran.

Iran memang mengerahkan pasukan untuk menangkap pilot itu. Iran juga mengumumkan memberi hadiah kepada siapa pun warga pegunungan itu yang bisa menangkapnya.

Betapa dramatik operasi penyelamatan itu bisa dilihat dari banyaknya pesawat yang dikerahkan Amerika: 12 pesawat. Bayangkan, 12 pesawat harus terbang ke atas daratan Iran. Demi satu orang tentara. Maka wilayah seluas tiga kilometer dari tempat persembunyian itu dihujani bom.

Setelah dinyatakan aman, satu pesawat pengangkut pasukan mendarat di landasan darurat. Amerika sudah tahu sedetail itu: di mana pesawat jenis C-130 bisa mendarat dengan aman di dekatnya. Pesawat itu besar tapi punya kelebihan: bisa mendarat di landasan pendek.

Pesawat-pesawat tempur lain terbang rendah. Mereka terus mengamati daerah sekitar persembunyian. Bukan hanya untuk mengamankan sang pilot, juga untuk mengamankan pasukan penyelamat.

Belum ada laporan lebih detil dari itu. Mungkin dicicil untuk terus mengobarkan drama di Amerika: sang pilot berhasil diselamatkan dari sarang musuh. Pilot itu lantas diterbangkan ke Kuwait. Dirawat di RS di sana.

Dari jam ke jam orang Amerika tergila-gila dengan keberanian tentara Amerika menyelamatkan pilot tersebut. Di cerita itu tentara Amerika justru seperti dalam posisi terzalimi. Mereka lupa bahwa perang ini akibat Amerika sendiri yang menyerang Iran.

Kisah kepahlawanan itu akhirnya bisa membalik opini di Amerika. Dari yang awalnya menentang perang menjadi simpati kepada tentara mereka.

Di saat yang tepat itulah Trump memberikan ultimatum ke Iran: menyerah, membuka Selat Hormuz, atau kembali ke zaman batu.

Padahal belakangan sebenarnya mulai meluas pertanyaan di media Amerika: untuk siapa perang ini? Untuk siapa tentara Amerika mempertaruhkan nyawa?

Jawabnya jelas: bukan demi Amerika. Selat Hormuz dan minyaknya tidak untuk Amerika. Itu untuk Eropa, Jepang dan Korea –dan bahkan untuk ”musuh” Amerika sendiri: Tiongkok.

Padahal konstitusi Amerika sudah jelas menggariskan hanya tiga alasan untuk boleh perang –dan serangan ke Iran itu sama sekali tidak termasuk salah satu dari ketiganya. Iran begitu jauh dari daratan Amerika.

Satu-satunya yang masuk akal hanyalah ini: nuklir. Tapi Presiden Barack Obama sudah menyelesaikan itu dengan baik. Justru Trump yang membatalkan perjanjian yang dibuat Obama.

Kisah operasi penyelamatan pilot telah menjadi daya tarik baru. Itu dimanfaatkan dengan baik oleh Trump. Kini dengan ancaman serangan total ke Iran, sepertinya Trump sendiri yang  ingin jadi pahlawan besarnya.

Kita begitu waswas menanti datangnya hari Selasa pagi ini. Akankah peradaban dunia hancur oleh ambisi dua orang gila yang berkuasa di satu kurun yang sama.

Sambil terus berdoa ibu-ibu di Indonesia harus tetap ingat untuk mematikan kompor setelah selesai masak.(dis)

Tags: Catatan DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanzaman batu

Related Posts

Utang Tuhan

Utang Tuhan

Wednesday, 8 April 2026
Tafsir Ulul Albab, karya Agus Mustofa yang belum sempat diterbitkan.--

Agus Mustofa

Monday, 6 April 2026
--

Oei Al-Kaff

Wednesday, 1 April 2026
--

Iri Masyaallah

Wednesday, 1 April 2026
--

Mata Lasik

Monday, 30 March 2026
Carilah Muka

Carilah Muka

Sunday, 29 March 2026
Next Post
Utang Tuhan

Utang Tuhan

Discussion about this post

Rekomendasi

Anggota Propam Polres Pohuwato saat melakukan pemeriksaan terhadap seorang oknum anggota, terkait dengan postingan sejumlah uang melalui media sosial (Medsos).

Oknum Polisi Pohuwato Pamer Duit Miliaran Sebut Hasil Transaksi Emas, Kini Ditangani Propam

Tuesday, 7 April 2026
Wagub Idah Sidak Lagi Dapur MBG, Sudah 25 SPPG di Gorontalo Ditutup

Wagub Idah Sidak Lagi Dapur MBG, Sudah 25 SPPG di Gorontalo Ditutup

Wednesday, 8 April 2026
NASIB PENAMBANG: Massa aksi gabungan masyarakat penambang dan mahasiswa mendatangi Rudis Gubernur meminta bertemu Gubernur Gusnar Ismail, terkait pertambangan rakyat, Senin (6/4). (foto : Aviva Dinanti Lambalano/mg/gorontalopost)

Penambang Geruduk Rudis Gubernur, Minta Sikap Gubernur Terkait Larangan Jual Beli Emas

Tuesday, 7 April 2026
Polisi Amankan Excavator di Lokasi PETI Hulawa, Ditemukan Sementara Beroperasi, Operator Turut Diamankan

Polisi Amankan Excavator di Lokasi PETI Hulawa, Ditemukan Sementara Beroperasi, Operator Turut Diamankan

Wednesday, 8 April 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Kota Gorontalo, ‘298’ Tahun? (Catatan Terbuka kepada Wali Kota)  

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • 16 SPPG Gorontalo Ditutup, Idah: Ada yang Terkait IPAL 

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Oknum Polisi Pohuwato Pamer Duit Miliaran Sebut Hasil Transaksi Emas, Kini Ditangani Propam

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ketupat Lebaran dan ‘Islam Jawa’ di Sulawesi

    214 shares
    Share 86 Tweet 54
  • Polda Tahan Seorang Pemuda di Gorontalo, Diduga Lakukan Pencabulan Terhadap Anak di Bawah Umur

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.