Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, Tonny Uloli dan Marten Taha dihujani keluhan warga saat blusukan di tiga desa di Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo, yakni Desa Bilato, Totopondan Pelehu, pada Sabtu (9/11).
Keluhan dari warga itu, terkait ketersesiaan bibit, pupuk, hingga alat pertanian. Menyikap ini, Tonny berjanji akan memberikan solusi yang tepat jika mendapat mandat dari warga.
“Program kami di sektor pertanian kami akan menyelesaikan masalah yang dihadapi petani. Harus dapat benih tepat waktu, harus dapat pupuk dengan jumlah yang memadai. Kadang ketika panen harganya turun. Ini yang akan kami lakukan, menjaga harga jual petani,” ujarnya.
Bukan cuma pertanian, kata Marten yang juga hadir saat blusukan itu, mengatakan punya beberapa program strategis yang bertujuan meningkatkan taraf hidup nelayan. “Pokoknya petani, nelayan, peternak dan sebagainya harus hebat ekonominya,” kata Marten.
Satu hal lagi yang menurut Marten sangat perlu diperhatikan, yakni pendidikan. Menurut Marten, selain menyejahterakan masyarakat, cara lain untuk melepaskan Gorontalo dari lingkaran kemiskinan nasional yakni dengan memberikan akses penuh kepada masyarakat untuk mendapatkan pendidikan.
Sebab, hanya dengan pendidikan rantai kemiskinan yang membelit masyarakat bisa diputus. Marten berharap dengan dukungan masyarakat program satu sarjana dalam satu keluarga yang diusung bersama Tonny Uloli bisa terwujud.
”Kami membuat satu kebijakan ini dengan fokus pada pemenuhan dan pelayanan pendidikan dengan cara membuka akses. Kemudian pemenuhan di sektor pendidikan dengan cara memperbaiki sistem, sarana, dan prasarana fasilitas penunjang yang mampu memberikan nilai tambah bagi pengetahuan dan pendidikan,” tegas Marten.
Begitu pun dengan sektor kesehatan yang menurut Marten masih kurang mendaapt perhatian dari pemerintaj sebelum-sebelumnya. Kami akan fokus pada beberapa hal ini sehingga bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan ekonomi masyakat ke taraf yang lebih baik,” pungkasnya.(rwf)











