Gubernur Gusnar mengatakan bantuan sapi kurban dari Presiden RI tersebut rutin disalurkan setiap tahun dan didistribusikan secara bergilir di berbagai daerah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Kehadiran saya di sini meneruskan amanah itu. Amanah seperti ini setiap tahun dilakukan oleh Bapak Presiden dan oleh kami di provinsi digilirkan di berbagai tempat yang Insya Allah ada manfaatnya bagi masyarakat yang menerima,” ujar Gusnar.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena sapi kurban yang diterima Provinsi Gorontalo tahun ini berasal dari peternak lokal. Sapi berjenis simmental dengan bobot 1.130 kilogram itu merupakan milik Yusuf Abas, peternak asal Kota Gorontalo, dan telah dinyatakan sehat serta layak sebagai hewan kurban.
Menurut Gusnar, hal tersebut menjadi bukti bahwa peternak Gorontalo mampu menghasilkan ternak berkualitas sekaligus menunjukkan perkembangan sektor peternakan daerah yang terus didorong pemerintah melalui berbagai program, termasuk inseminasi buatan.
Related Post
“Kita perlu bersyukur bahwa sapi yang diserahkan oleh Bapak Presiden ke Provinsi Gorontalo adalah hasil peternak di Provinsi Gorontalo. Ini menunjukkan peternak lokal kita mampu menghasilkan ternak berkualitas,” katanya.
Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mendorong peningkatan populasi ternak melalui program inseminasi buatan. Tahun ini ditargetkan sekitar 3.000 ekor ternak mendapat layanan tersebut sebagai upaya meningkatkan produktivitas peternakan dan pendapatan masyarakat.
Sementara itu, peternamk Yusuf Abas, S.H., pemilik SA Farm, mengaku bersyukur karena sapi miliknya terpilih sebagai sapi kurban bantuan Presiden RI setelah melalui proses seleksi ketat selama kurang lebih satu bulan. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur sekali sebagai peternak kecil bisa dipilih. Dari sekitar 30 sapi yang diseleksi di kabupaten/kota, sapi saya yang terpilih,” ujar Yusuf.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI, Gubernur Provinsi Gorontalo, serta Dinas Peternakan yang telah melakukan seleksi sejak awal.
Yusuf menjelaskan bahwa dirinya memiliki dua ekor sapi yang lolos seleksi program kurban tahun ini. Satu ekor dipilih sebagai sapi kurban bantuan Presiden untuk Kota Gorontalo, sedangkan satu ekor lainnya masuk dalam program kurban tingkat provinsi.
Sapi bantuan Presiden tersebut memiliki bobot mencapai 1 ton 130 kilogram dengan jenis persilangan limosin dan simmental melalui inseminasi buatan (IB). Sapi itu dipelihara sejak lahir dan kini berusia hampir empat tahun. (mg-04)












Discussion about this post