logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Momentum Tol

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 8 August 2024
in Disway
0
Pengerjaan tol Semarang-Sayung-HARIAN DISWAY-

Pengerjaan tol Semarang-Sayung-HARIAN DISWAY-

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

BAGI Anda yang sudah berumur 50 tahun sempatkanlah membayangkan lewat jalan tol baru Semarang-Sayung. Siapa tahu Anda tidak sempat lewat –tahun 2027 kelak.

Tentu Anda tidak akan merasakan beda dengan jalan tol lain. Tidak akan terasa bahwa di ruas 10 km itu fondasinya dari sembilan juta bambu.

Related Post

Eksklusif Mati

Target Selawat

Resto Kuburan

Secukupnya Selamanya

Bahkan mungkin Anda sudah melupakan informasi unik itu. Perhatian Anda mungkin sudah beralih ke yang serbabaru di jalur itu. Anda tidak akan lagi melihat rumah yang tenggelam sampai atapnya. Tidak akan melihat lagi jalan penuh kubangan. Tidak akan merasakan sesaknya kemacetan di Jalan Kali Gawe. Debu di musim kemarau. Lumpur di musim hujan.

Pandangan Anda akan langsung ke bentangan laut Jawa di sisi utara. Tentu hanya ada  air,  air, dan air. Satu-satunya pandangan yang muncul dari permukaan laut hanyalah ini: makam.

“Itu makam Syekh Abdullah Mudzakir,” ujar Ir Yayan Suryanto, manajer operasi di lokasi proyek. Kang Yayanlah yang mendampingi saya ke lapangan. Ia orang Majalengka yang menjadi insinyur sipil saat menangani proyek pelabuhan Kali Baru Jakarta –yang juga berurusan dengan laut.

Kiai Mudzakir meninggal tahun 1950 ketika kawasan itu belum menjadi laut. Waktu itu makam tersebut berada di sebuah bukit kecil. Berarti penurunan tanah di sana sangat cepat.

Beliau dianggap sebagai wali. Masih terkait dengan pesantren terkemuka di luar kota Demak, yakni Pondok Mranggen.

Makam itu akan tetap begitu: terisolasi oleh laut. Yang ke makam akan tetap naik perahu. Tidak ada underpass untuk perahu lewat. Tentu tidak akan ada pula overpass.

Kalau saja jalan tol ini dibangun di utara makam, mungkin  air di sekitar tanah makam akan menghilang. Fungsi lain jalan tol ini adalah tanggul laut. Semua yang di selatan tol tidak lagi tergenang.

Tapi kalau tol dibangun di utara makam biayanya bisa lebih mahal dari makam itu sendiri.

Lalu apa lagi yang bisa dilihat di sebelah utara tol?

“Akan ada rest area yang terindah di Indonesia,” ujar Pramusinto SE MM. Ia direktur keuangan dan manajemen risiko di perusahaan yang membangun satu ruas di tol Semarang-Sayung.

Perusahaan yang membangunnya adalah PT PPSD (Pembangunan Perumahan Tol  Semarang Demak), anak perusahaan BUMN PT PP.

Kini Pramusinto lagi menempuh S3 di Universitas Islam Indonesia. Di bidang manajemen, khususnya di sumber daya manusia untuk jalan tol.

Waktu di SMPN 5 Yogyakarta, Pramusinto satu bangku dengan Anies Baswedan. Di SMAN 8 Delayota, Yogyakarta ia sekelas dengan Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, MSi.

Lalu ia kuliah S1 akuntansi di UII dan S2 MM di Universitas Andalas, Padang. Yakni saat ia mendapat penugasan PT Wijaya Karya di wilayah Sumatera. Proyek yang ia ikuti adalah pembangunan PLTU Ombilin, pembangunan jalan Solok, terowongan danau Singkarak, bypass Bukittinggi, rel kereta api Teluk Bayur – Sawahlunto dan pengendalian banjir di Padang. Termasuk proyek di Semen Padang.

“Kalau 10 doktor baru mestinya bisa lahir dari proyek ini. Banyak sekali penemuan baru di sini,” ujar Pramusinto.  ”Kemampuan rekan-rekan kontraktor sekarang ini sudah selevel doktor. Mereka menemukan metode kerja baru, teori baru, alat baru, sistem baru,” ujar Pramusinto.

Rest area terindah itu nanti luasnya bisa lebih 50 hektare. Menjorok ke laut. Bisa merangkap hotel dan arena apa saja. Semoga tidak akan menjadi seperti umumnya rest area sekarang. Mulai lusuh. Kotor. Tidak terawat.

Lalu apa yang bisa dilihat di selatan jalan?

Ribuan hektare  air genangan (rob) akan hilang. Tanah baru yang luasnya ribuan hektare muncul. Tanpa bangunan. Tanpa pohon. Tanpa pagar pembatas.

Ini perkara besar. Jangan sampai ribuan hektare tanah baru ini menjadi kawasan yang tidak tertata.

Selain itu akan ada dua kolam raksasa. Yang satu luasnya 70 hektare lebih. Satunya lagi sekitar 1000 hektare.

Fungsi kolam ini Anda sudah tahu: untuk menampung  air dari dua sungai di kawasan itu.

Kelak kolam ini akan menjadi kolam air tawar. Bayangkan kekayaan baru apa yang akan muncul di dua kolam raksasa tersebut.

Rasanya Jakarta-lah yang sudah lama memimpikan punya tanggul laut. Ternyata  Semarang Timur yang menyalip di tikungan.

Anda masih ingat rencana tanggul laut Jakarta itu. Anda juga tahu mengapa sulit dimulai.

Inilah yang disebut nasib. Tanggul laut Jakarta tidak memiliki faktor ”pemicu”. Tanggul laut  Semarang Timur menemukan momentum yang sendiri.

Momentum kadang tidak seirama dengan perencanaan jangka panjang. Tidak ada rencana konkret tanggul laut di Semarang Timur. Tiba-tiba mulai dikerjakan.

Itu hanya karena momentum: ada proyek jalan tol. Bisa dikata tanggul laut tersebut berkah lain dari rencana jalan tol.

Ibarat Anda yang lagi mengincar gadis cantik, ternyata Anda sekalian dapat kakaknyi yang tidak kalah cantik. Lalu umur Anda lebih panjang. Anda tidak perlu lagi membayangkan jalan tol itu. Anda pasti sempat menikmatinya. (*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Eksklusif Mati

Eksklusif Mati

Saturday, 12 September 2026
Target Selawat

Target Selawat

Saturday, 12 September 2026
Resto Kuburan

Resto Kuburan

Friday, 11 September 2026
Secukupnya Selamanya

Secukupnya Selamanya

Thursday, 10 September 2026
Serius Nonsense

Serius Nonsense

Wednesday, 9 September 2026
Desil Kuantil

Desil Kuantil

Monday, 7 September 2026
Next Post
Pikul Agama

Pikul Agama

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

Thursday, 10 September 2026
Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

Saturday, 12 September 2026
Kader Posyandu Tabumela Dilatih Ukur Pertumbuhan Balita

Kader Posyandu Tabumela Dilatih Ukur Pertumbuhan Balita

Saturday, 12 September 2026
Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

Saturday, 12 September 2026

Pos Populer

  • Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.