logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Eksklusif Mati

Lukman Husain by Lukman Husain
Saturday, 12 September 2026
in Disway
0
Eksklusif Mati
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

Misteri hilangnya lima wartawan, satu pemandu, dan dua kru long boat di sekitar Anak Krakatau belum juga terkuak.

Sabtu pagi ini hari keenam mereka tanpa kabar berita. Tidak banyak kemungkinan besarnya: cuaca lagi baik.

Lihatlah foto utama di artikel ini. Begitu cerah. Foto itu diambil oleh pemandu: Heriyanto. Lalu dikirim ke istrinya: sekitar pukul 18.00. Saya mendapatkan foto itu dari Pak Kades Sukajadi, Sandi Wyasa. Pak Sandi mendapatkan foto itu dari istri Heriyanto.

Related Post

Polsek Baru

Jumling Suyudi

Kebatinan Joao

Bahlil Bahlil

Maka kesimpulan pak Sandi, rombongan wartawan itu sudah selesai menjalankan tugasnya: meliput dari dekat letusan Anak Krakatau yang sampai membuat bandara sevital Soekarno-Hatta Jakarta tutup dua hari. “Berarti mereka sudah dalam perjalanan pulang dari lokasi,” ujar Pak Sandi.

Pak Sandi adalah juga pemilik long boat yang dicarter wartawan itu. Ia punya dua long boat. Namanya Arupadhatu 1 dan Arupadhatu 2. Yang belum ada kabarnya itu Arupadhatu 1 –artinya: alam tak berbentuk.

Satu long boat bisa untuk 10 penumpang.

Hari itu long boat-nya hanya diisi delapan orang: lima wartawan (Bagus Khoirunnas dari pewarta foto ANTARA, Ari Basuki dari pewarta foto Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal Husni dari pewarta foto freelance), pemandu Heriyanto dan dua kru: Warta si kapten kapal dan Surakman anak buah kapal.

Berarti tidak ada kemungkinan kelebihan muatan.

Kemungkinan akibat mesin mati juga tipis. Long boat ini bermesin ganda. Masing-masing 40 PK. Dua-duanya merek Yamaha –merk yang mendominasi mesin speed boat. Satu mesin mati masih ada satu lagi.

Akibat menabrak sesuatu? Rasanya juga kecil. Cuaca masih sangat terang. Pukul 18.00 di Selat Sunda masih tergolong terang. Tapi kalau mau lebih aman baiknya jangan naik speed boat terlalu senja. Sesuatu yang mengapung di laut bisa terlihat seperti gundukan gelombang kecil.

Sebenarnya terlalu sore. Mereka baru berangkat pukul 14.00 tanggal 7 September lalu. Tapi karena mereka wartawan foto kelihatannya sengaja ingin sampai di lokasi menjelang senja: agar pencahayaan fotonya terbaik. Kian dekat senja kian tinggi kualitas pencahayaannya. Berarti mereka sangat mementingkan kualitas hasil fotografinya daripada keselamatan mereka sendiri.

Pak Sandi pun sulit memperkirakan apa penyebab kuatnya. Semoga long boat itu hanya terbawa arus jauh ke tempat yang sulit melakukan komunikasi.

Saya menghubungi Pak Sandi senja kemarin. Ia sudah hampir lima tahun menjadi kepala desa Sukajadi. Desa itu dekat dengan pantai Carita. Ada satu sungai di desa Sukajadi yang bermuara di pantai Carita. Di sungai itulah speed boat dan long boat “parkir” menunggu panggilan dari turis. Setelah jam keberangkatan ditentukan, long boat dibawa ke pantai Carita: berangkat ke tujuan wisata dari dermaga Carita. Jarak pangkalan long boat di sungai itu ke dermaga Carita hanya sekitar 250 meter.

Pak Sandi memiliki dua long boat. Dua-duanya bermesin ganda: Yamaha 40 PK. Kini satu long boat-nya terancam hilang.

“Diasuransikan?” tanya saya.

“Tidak,” jawabnya.

“Berapa harga satu long boat berikut mesinnya?”

“Waktu itu saya beli satu long boat Rp 200 juta,” jawabnya.

“Kalau misalnya dibeli dengan uang bank apakah hasilnya bisa untuk bayar bunga dan cicilan?”

“Tidak bisa,” katanya.

Ia punya long boat karena dulunya punya perusahaan travel. Kini perusahaan itu sudah tidak ada lagi. “Sudah bangkrut. Kalah dengan Traveloka”, katanya.

Di desa Sukajadi banyak yang punya long boat seperti Pak Sandi. Sekitar 20 orang. Masih lebih banyak lagi yang punya speed boat.

Apakah ada wisatawan ke Krakatau naik speed boat?

“Tidak ada. Speed boat hanya untuk wisata banana boat,” katanya.

Anda sudah tahu banana boat. Yakni tabung plastik bersayap yang bentuk dan warnanya seperti pisang –pun bentuk dan warna sayapnya. Wisatawan naik mengangkangi banana itu sambil tangan berpegangan kuat. Banana itu lantas ditarik oleh speed boat dengan kecepatan tinggi: horeeee!

Tidak semua yang berwisata pakai long boat bertujuan ke Anak Krakatau. Ada juga yang tujuannya ke Ujung Kulon. Ke Anak Krakatau perlu dua jam perjalanan. Ke Ujung Kulon tiga jam.

Kalau saja lima wartawan itu tidak ditemukan, maka foto hasil jepretan Heriyanto tadi adalah satu-satunya foto yang bisa dilihat dari misi liputan ini. Selebihnya tentu masih tersimpan di masing-masing kamera wartawan. Tentu mereka punya hasil jepretan yang bagus-bagus –meski jepretan pemandu Heriyanto tadi juga sudah sangat bagus.

Saya tidak tahu apakah lima wartawan tersebut berangkat atas inisiatif sendiri atau tugas dari kantor masing-masing. Kini sangat jarang ada media yang mengirim wartawan untuk mendapatkan berita dan foto yang eksklusif. Media umumnya sedang melakukan efisiensi yang lebih keras dari efisiensinya Presiden Prabowo Subianto.

Tapi masih banyak wartawan yang punya jiwa pemberani dan nekat untuk menghasilkan karya jurnalistik yang eksklusif. Pun bila tidak ada biaya dari kantornya. Banyak wartawan yang pakai uang sendiri untuk menunjukkan bahwa dirinya masih wartawan beneran.

Cara lima wartawan itu ke dekat Anak Krakatau tentu juga akibat efisiensi: carter long boat-nya dibayar berlima secara gotong-royong. Ini sebenarnya agak bertentangan dengan “prinsip” mengejar exclusivities. Tapi keberanian mereka mendekat gunung yang lagi erupsi tetaplah jadi inspirasi bagi yang akan memilih kerja jurnalistik.

Bagi tiga penumpang lainnya adalah sahid: mereka mencari rizki untuk keluarga sampai ke tingkat mempertaruhkan nyawa. (DIS)

Tags: Catatan DahlanDahlan IskanDiswayEksklusif Matiharian disway

Related Posts

Polsek Baru

Polsek Baru

Tuesday, 6 October 2026
Jumling Suyudi

Jumling Suyudi

Monday, 5 October 2026
Kebatinan Joao

Kebatinan Joao

Saturday, 3 October 2026
Bahlil Bahlil

Bahlil Bahlil

Friday, 2 October 2026
Moral Pusbatara

Moral Pusbatara

Friday, 2 October 2026
Komunikasi Xi

Komunikasi Xi

Wednesday, 30 September 2026
Next Post
300 Siswa Ikuti Mokarawo Kolosal di HARFEST 2026

300 Siswa Ikuti Mokarawo Kolosal di HARFEST 2026

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Polda Gorontalo Sita Emas dan Merkuri di Lokasi PETI, Dua Orang Jadi Tersangka

Polda Gorontalo Sita Emas dan Merkuri di Lokasi PETI, Dua Orang Jadi Tersangka

Tuesday, 6 October 2026
Irjen Nurworo Resmi Kapolda Gorontalo, Tambang Ilegal, Penimbunan BBM Subsidi, dan Tipikor Butuh Keseriusan

Irjen Nurworo Resmi Kapolda Gorontalo, Tambang Ilegal, Penimbunan BBM Subsidi, dan Tipikor Butuh Keseriusan

Monday, 5 October 2026
Basri Amin

Warisan “Portugis” di Gorontalo

Monday, 5 October 2026
FIFA ASEAN CUP, Indonesia Juara! Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun

FIFA ASEAN CUP, Indonesia Juara! Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun

Tuesday, 6 October 2026

Pos Populer

  • BREAKING NEWS: KPK Geledah Rumah Mewah  di Liluwo Gorontalo, Diduga Milik Seorang Pengusaha

    BREAKING NEWS: KPK Geledah Rumah Mewah di Liluwo Gorontalo, Diduga Milik Seorang Pengusaha

    353 shares
    Share 141 Tweet 88
  • Sehari Jadi Kapolri, Jenderal Suyudi Mutasi 19 Kapolda, Gorontalo Ikut Berganti

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Direktur RS Ainun Turun Pangkat, BKD Ajukan Pemberhentian Jabatan ke BKN

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Otak Tanaman dan Jiwa Kehidupan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Lima Jam KPK Geledah Rumah Haji Pulu di Liluwo, Diduga Terkait Korupsi Bupati Bolmut

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.