logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Pemda Boalemo Lambat Bayar Gaji, Guru Honorer Jual Ginjal  

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Thursday, 9 March 2023
in Headline
0
Pemda Boalemo Lambat Bayar Gaji, Guru Honorer Jual Ginjal  
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

TILAMUTA – GP – Seorang guru honorer di Kabupaten Boalemo, jadi perbincangan di jagad maya, dalam beberapa hari terakhir. Namanya, Nurhayati Saidi. Ia guru honorer di salah satu SD di Kecamatan Botumoito, Boalemo. Guru honorer yang sudah 16 tahun mengabdi itu, hendak menjual ginjalnya. Keinginan itu dia ungkapkan melalui akun media sosialnya, facebook.

Alasan Nurhayati cukup klasik, soal kebutuhan biaya hidup. Sebagai single parent yang menghidupi dua anak, dan menjadi tulangpunggung keluarganya, ia menggantungkan biaya hidup keluarga melalui gajinya sebagai guru honorer. Penjabat Bupati Boalemo, Hendriwan, hingga awal meret ternyata belum juga membayar gaji Nurhayati, termasuk ribuan guru honorer di ‘bumi bertasbih’ itu, untuk dua bulan sekaligus, yakni Januari dan Februari.

Hitung-hitungan Nurhayati untuk memenuhi kebutuhan keluarganya meleset, karena kebijakan pejabat Bupati pilihan Mendagrti Tito Karnavian yang lambat membayar gaji para ‘oemar bakri’ tanpa NIP itu. “Kalo ada yg mb Bili Ginjal, napa kita p Ginjal kita mo jual. Alasan kita mo jual untuk memenuhi kita p anak2 p kebutuhan. Dari Pada b Harap Gaji Nti Dunia so kiamat baru dorang ingat Guru2 p hak padahal tanggung jawab kami sudah di laksanakan. Jang B inbox/atau b tlp mo suruh hapus aaaa kita mo blokir. (kalau ada yang mau beli ginjal, ini ada ginjal saya, mau saya jual. Alasan saya jual untuk memenuhi kebutuhan anak-anak saya. Dari pada harap gaji nanti dunia sudah mua kiamat baru mereka ingat hak guru. Padahal tanggungjawab sudah kami laksanakan. Jangan inbox atau telephon untuk minta hapus (status facebook) saya akan blokir),”tulis Nurhayati pada akun facebooknya, yang kemudian viral dan dibagikan ke banyak orang. Dalam postingan itu, Nurhayati juga menandati empat orang teman media sosialnya.

Kepada Gorontalo Post, Nurhayati mengaku terpaksa menuliskan status facebook seperti itu, lantaran terdesak biaya hidup, terlebih kebutuhan anak-anaknya. Pada hari Ahad yang lalu, sebelum menuliskan status menjual ginjal, ia naik motor dari Tilamuta ke Kota Gorontalo, menemui kakaknya berharap diberi pinjaman uang untuk kebutuhan anaknya di sekolah. Harapan itu pupus, lantaran tak mendapat uang pinjaman. Hari itu juga ia kembali ke Tilamuta. “Saya menagis sepanjang perjalanan pak. Di Isimu, saya hampir tabrak mobil. Apa yang harus saya bikin supaya bisa dapat uang. Yang saya pikirkan cuma untuk kebutuhan anak saya,”ungkap Nurhayati.

Related Post

Jokowi Pamerkan Ijazah di Pengadilan, Roy Suryo Tertawa: “Palsu Kok!”

Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Lama Profesor

Diadukan ke Kemendagri, Adhan: Ada yang Tidak Sesuai Fakta

Rupanya kebutuhan sekolah anaknya, adalah untuk beli kue pesanan guru. Menurut Nurhayati, apa pun itu, untuk kebutuhan sekolah anak yang kini duduk dibangku kelas tiga SMP itu, pasti akan dituruti. “Katanya untuk beli kue, untuk anak pak apapun itu, harus dipenuhi,”terangnya. Sesampainya di rumah, setelah kembali dari Kota Gorontalo, ia memberanikan menulis di wall fecebook untuk menjual ginjalnya. Anggapanya, jual ginjal adalah cara instan dapat uang. Postingan Nurhayati sekatika jadi perbincangan.

Ia dihubungi banyak orang, termasuk dari Dinas Pendidikan Boalemo. Ia dimintai klarifikasi. “Ada yang dari dinas, sampai begitunya (jual ginjal). Saya katakan yang sebenarnya tentang kebutuhan saya. Saya tidak menyinggung siapa-siapa, ini menyangkut kebutuhan saya yang terdesak,”ujarnya. Setelah unggahan statusnya, yang kemudian viral, dan menjadi perbincangan, tak berapa lama, Pemda Boalemo akhirnya langsung membayarkan gaji honorer se Boalemo, termasuk hak Nurhayati. “Alhamdulillah pak sudah masuk gajinya, PGRI juga waktu di Dinas, angkat jempol. Mereka ucapkan terima kasih ibu Nur,”katanya. Mungkin karena status guru honorer jual ginjal itu, Penjabat Bupati Hendriwan, baru tergerak untuk segera membayar hak para guru honorer.

Nurhayati sendiri bukan guru honorer baru, ia sudah 16 tahun mengabdi, pindah ke berbagai sekolah untuk mengisi kekurangan guru. Tahun lalu, karena dedikasinya sebagai guru honorer belasan tahun, ia mendapat ganjaran Sumo Award 2022. Nurhayati termasuk dari satu dari 10 penerima penghargaan, yang diserahkan langsung Menteri Bappenas, Suharso Monoarfa. “Hadiahnya saya belikan motor pak, untuk mobilitas saya, karena biasanya saya hanya naik angkot untuk ke sekolah. Alhamdulillah sudah lebih hemat,”katanya.

ALASAN BANYAK HONORER

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Boalemo membenarkan telat membayar gaji para tenaga honorer. Alasanya, lantaran jumlah mereka sangat banyak, sehingga perlakuanya berbeda dengan tenaga honorer yang ada di organisasi perangkat daerah (OPD) lainya. “Berbeda dengan OPD lain yang hanya berjumlah 50 hingga 100 orang. Kalau di Dikpora (Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga) itu, tenaga honornya berjumlah kurang lebih 1.000 orang, termasuk yang berstatus guru,” ungkap Asisten Administrasi Umum Setda Boalemo, Rahmat Biya, kepada hargo.co.id.

Kata dia, berdasarkan edaran Menpan-RB, mereka tidak dibenarkan lagi merekrut tenaga honorer baru, mengganti yang sudah tidak aktif, atau pun menambah jumlah. Sehingga, melalui badan kepegawaian daerah (BKD) dilakukan verifikasi terhadap para tenaga honorer. Banyaknya jumlah honorer di Dikpora, kata dia, membutuhkan waktu lama untuk sekadar verifikasi. Ini yang kemudian juga menjadi salah satu faktor finalisasinya menyita waktu. “Tapi memang tahun ini agak terlambat, tahun-tahun kemarin tepat waktu. Januari itu kan ditagih Februari, begitu juga Februari, tagihannya Maret,” ujarnya.

Rahmat prihatin dengan ungkapan hati guru honorer Nurhayati. Menurutnya, itu adalah ekspresi karena yang bersangkutan terdesak ekonominya. “Sebagai manusia, tentu kami Pemerintah Daerah juga merasakan prihatin. Jual ginjal itu saya pikir sebagai bentuk ekpresinya dari yang bersangkutan. Tapi Alhamdulillah, intinya, saat ini semua gaji guru honor sudah dibayar. Selang dua hari dia menulis status itu, sudah ada pencairan,”kata Rahmat Biya. (tro/hargo)

Tags: Bupati BoalemoGuru Honorguru SDhendriwanhonorerjual ginjalKemendikbudritekmendagriNadiem MakarimPGRIPj Bupati BoalemoTilamutatito karnavian

Related Posts

Lama Profesor

Friday, 6 November 2026
Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Friday, 6 November 2026
Jokowi Pamerkan Ijazah di Pengadilan, Roy Suryo Tertawa: “Palsu Kok!”

Jokowi Pamerkan Ijazah di Pengadilan, Roy Suryo Tertawa: “Palsu Kok!”

Friday, 6 November 2026
Diadukan ke Kemendagri, Adhan: Ada yang Tidak Sesuai Fakta

Diadukan ke Kemendagri, Adhan: Ada yang Tidak Sesuai Fakta

Tuesday, 3 November 2026
Wagub Idah Syahidah RH Tutup Kemah Satya Tunas di Kabupaten Gorontalo

Wagub Idah Syahidah RH Tutup Kemah Satya Tunas di Kabupaten Gorontalo

Monday, 2 November 2026
Dugaan Korupsi Video Wall, Giliran HHN Ditahan Kejati

Dugaan Korupsi Video Wall, Giliran HHN Ditahan Kejati

Monday, 2 November 2026
Next Post

Diduga Provokator, Seorang Pendemo Diamankan

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

Thursday, 5 November 2026
Rampas Paksa Mobil Warga, Tiga Debt Colecktor Jadi Tersangka

Rampas Paksa Mobil Warga, Tiga Debt Colecktor Jadi Tersangka

Thursday, 5 November 2026
Pendidikan, Dana BOP Bulan Ini Dicairkan

Pendidikan, Dana BOP Bulan Ini Dicairkan

Wednesday, 23 February 2022
Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Friday, 6 November 2026

Pos Populer

  • HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Kalender “Literasi” Gorontalo 

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Buron Kasus SPBE Boalemo Diciduk di Jakarta

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.