Gorontalopost.id – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI)Jusuf Kalla melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Provinsi Gorontalo masa bakti 2022 – 2027. Pelantikan yang dilakukan Mantan Wakil Presiden RI dua periode itu bertempat di aula rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Rabu (6/7/22).
Adapun pengurus PMI Provinsi Gorontalo yang dilantik adalah Ketua Ishak Liputo, Sekretaris Risman Karim, Bendahara Danial Ibrahim serta beberapa Ketua Bidang dan beberapa anggota. Sedangkan Dewan Kehormatan yang dilantik, Idah Syahidah Rusli Habibie selaku Ketua, kemudian disusul Sekretaris Jusuf S.Puhi, anggota dr Triyanto Bialangi, dr.Isman Jusuf Evi Hulukati, Risjon Sunge dan Lukman Arsyad.
Dalam kesempatan tersebut Jusuf Kalla berharap, dalam kerja kepalangmerahaan merupakan pengabdian seperti dasarnya kemanusiaan. “Jadi PMI itu harus netral, mandiri serta memiliki kesamaan, universality dan lainnya,”ungkap Jusuf Kalla. Prinsip dasar itu kata JK sapaan Jusuf Kalla menjadi pegangan PMI dalam bekerja. Artinya adalah masalah kemanusiaan itu tidak hanya mengenai bencana tapi segala sesuatu yang menyusahkan menjadi bahagian dari tugas PMI. “Tentunya pengabdian ini menjadi amal ibadah.
Kerja kemanusiaan tidak hanya terjadi di indonesia, tapi di seluruh belahan dunia,”ujar Jusuf Kalla. Apalagi persoalan kebencanaan, di Indonesia merupakan negara yang rawan bencana. Namun,
PMI didukung oleh masyarakat dan masyarakat melihat apa yang dikerjakan PMI. JK berharap agar kepercayaan yang diberikan masyarakat harus jaga. Diakui JK, bahwa PMI dan bulan sabit merah indonesia merupakan organisasi besar di dunia. Hampir – hampir tidak ada negara yang tidak ada palang merahnya atau bulan sabit merah.
“Yang paling utama tugas PMI adalah melakukan donor darah, sebab ini merupakan tugas nasional yang wajib dilakukan oleh PMI,”tegas Jusuf Kalla. Pasalnya diungkapkan Jusuf Kalla, darah merupakan kebutuhan kemanusiaan terutama bagi yang sedang sakit di rumah sakit. Apalagi sampai saat ini kata Jusuf Kalla, tidak ada satupun keilmuan manusia yang dapat menggantikan darah manusia dengan darah buatan. Jusuf Kalla juga menekankan perlu adannya kerjasama antara PMI dengan pemerintah dan semua stakeholder yang ada di daerah.
“Kita harus bekerja secara iklhas dan penuh kerelaan mengatasi masalah kemanusiaan. Para dokter yang dipakaikan rompi PMI, itu bukan hanya sekedar hiasan saja, tetapi mereka nantinya sebagai relawan yang dapat melakukan hal-hal berhubungan dengan masalah kemanusiaan,”ungkap Jusuf Kalla. Diakui JK, ada tiga hal bencana kemanusiaan yang akan terjadi di masa datang, yakni Covid-19 yang hingga kini belum berakhir, perubahan iklim yang semakin parah, dan konflik di masyarakat maupun antar negara yang kesemuannya itu akan berpengaruh pada masalah kemanusiaan seperti masalah makanan, obat-obatan hingga pasokan energi.
“Dan ini sudah terjadi di beberapa negara, seperti Eropa, Asia dan sejumlah negara lain, tak terkecuali di Indonesia. Nah, relawan yang terlatih dan punya rasa kebersamaan merupakaan kunci keberhasilan relawan PMI,”tandas Jusuf Kalla.
Sementara itu Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer mengatakan, PMI di Provinsi Gorontalo diharapkan dapat berkolaborasi dengan pemerintah untuk membantu seluruh rakyat di Gorontalo dan berharap PMI akan terus maju.
Ketua PMI Provinsi Gorontalo Ishak Liputo usai dilantik menyampaikan, bahwa dalam periode yang lalu 2017 – 2022 dirinnya hanya menjabat tiga tahun. Dalam tiga tahun tersebut diakui Ishak, hanya Satu tahun dirinnya menjabat dalam waktu yang normal, sisanya sudah masuk covid, pada tahun 2020 ketika WHO menyampaikan Indonesia harus lockdown karena Covid-19. “Kami mendapatkan tugas dari pak Ketua umum, baik itu melalui zoom, melalui telpon untuk siap siaga. Dan Alhamdulillah kami tergabung dalam gugus tugas bersama pemerintah.
Saya mengucapkan banyak terima kasih karena pak Jusuf Kalla selalu membantu PMI Gorontalo,”ungkap Ishak. Dalam penanganan Covid-19, dua pekan pertama pihaknya tidak memiliki Alat Pelindung Diri (APD), namun PMI kata Ishak memegang falsafah tiada rotan akarpun jadi. Sehingga waktu itu para relawan PMI menggunakan APD hanya Jas Hujan yang kalau dipakai keringatnya sangat banyak bercucuran. Setelah melihay kondisi itu Jusuf Kallah ungkap Ishak mengirimkan PMI Gorontalo dua unit mobil Grand Max lengkap dengan alat semprotnya.
PMI Gorontalo juga dibantu dengan uang. “Apalagi ishak…?,”ucap Ishak meniru ucapan Jusuf Kallah. Kepada JK Ishak mengaku PMI Gorontalo butuh ambulance, sehingga dikirim ambulance. Kemudian Ishak minta minta mobil tangki air, dan dikasih tangki air hingga mobil komando.
“Majunya organisasi PMI di tentukan oleh Pengurus yang aktif, staf markas yang kreaktif dan relawan yang terlatih. Sehinggannya PMI harus terus mengasah kemampuannnya untuk mengatasi masalah kemanusiaan yang terjadi sewaktu-waktu dimasa yang akan datang,”kunci Ishak.
Momen pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Gorontalo ini dihadiri seluruh Kepala Daerah se Gorontalo, unsur Forkopimda Kab/Kota, serta Ketua PMI Kabupaten/Kota. Acara ini berlangsung hikmat dan sukses. (adv/roy)













Discussion about this post