Dalam pengendalian inflasi, digunakan strategi 4K, yakni memastikan memastikan Keterjangkauan Harga (K1). Perkembangan harga di pasaran dipantau melalui early warning system seperti IPH BPS dan PIHPS BI, disertai pemantauan lapangan dan intervensi pasar melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Strategi kedua adalah Ketersediaan Pasokan (K2), yakni dengan mendorong penguatan produksi lokal sekaligus optimalisasi Kerja Sama Antar Daerah (KAD).
Selanjutnya strategi ketiga adalah Kelancaran Distribusi (K3), dilakukan melalui subsidi ongkos angkut dalam pelaksanaan GPM dan pasar murah, serta memastikan ketersediaan BBM, LPG, dan armada angkut. Terakhir adalah strategi keempat yakni Komunikasi Efektif (K4),upaya yang dilakukan berupa mengampanyekan belanja bijak untuk mencegah lonjakan permintaan berlebihan. Termasuk peran media dinilai sangat penting dalam memberikan infomasi dan edukasi kepada masyarakat.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengapresiasi peran semua pihak yang telah bekerja dengan konsisten menjaga agar inflasi di Gorontalo tetap terjaga. Terpenting kata Gusnar, kolaborasi lintas sektor harus terus dijaga, agar koordinasi dan pelaksanaan program penanganan inflasi dapat berlangsung baik.
egiatan penghargaan itu turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Permukiman Republik Indonesia, Maruarar Sirait, Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti, serta Wakil Menteri Dalam Negeri, Ahmad Wiyagus. (tro)










Discussion about this post