Gorontalopost.id – Harapan dua pemuda asal Gorontalo yang naik sepeda dari Gorontalo ke Makkah, agar bisa menunaikan ibadah haji tahun ini, pupus. Andi Harvin, dan Chairul Maatini yang saat ini sudah berada di Uni Emirat Arab (UEA) gagal mendapatkan visa haji untuk bisa masuk ke Arab Saudi pada musim haji 1443 hijriah. Mereka kini masih berada di Abu Dhabi, UEA. Padahal tahapan ibadah haji seperti wukuf ke Arafah 9 Zulhijjah, akan mulai diberangkatkan (7/7) hari ini.
Untuk ke Arab Saudi, mereka butuh waktu tempuh kurang lebih 15 hari dari UEA. Gagal berhaji ini seperti yang disampaikan Andi Harvin, saat diwawancara Gorontalo Post, Rabu (6/7) kemarin. “Alhamdulillah, kami saat ini masih di Abu Dhabi. Kami sudah mendapat kabar tentang Visa Haji. Qodarullah wa maa Syaa a Fa’ala, tahun ini kami belum bisa mendapatkan visa haji. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin sebisa kami, tapi sebaik-baik perencana adalah rencana Allah azza wa jalla,”kata Andi Harvin.
Lebih lanjut dikatakan Andi Harvin, saat ini dirinnya bersama rekannya Chairul tengah diuji atas perencanaan yang sudah dibuat. Diuji atas ikhlasnya hati, sabarnya diri dan kuatnya mental,”katanya. “Perjalanan ini memang tidak mudah bagi kami, tapi, kami bersyukur bisa sampai dititik ini. Karena banyak pengalaman dan ilmu yang kami dapat selama setahun perjalanan. Kalau bukan atas izin Allah, mungkin kami tidak ada disini (Abu Dhabi) sekarang,”ungkap Andi Harvin. Seperti diketahui, keduanya memulai perjalanan dari Gorontalo pada 6 Juni 2021 yang lalu.
Trans sulawesi mereka lintasi hingga Makassar, dan melanjutkan perjalanan ke Surabaya dengan Kapal Laut. Dari Surabaya mereka menjajal tanah Jawa hingga Jakarta, menyeberang ke Batam, dan masuk ke Singapura, kemudian ke Malaysia, dan Thailand semua dilakukan naik sepeda. Dari Thailan keduanya menggunakan pesawat langsung ke Oman. Menggunakan pesawat harus dilakukan, mengingat waktu haji yang semakin mepet, dan beberapa negara seperti Sri Lanka yang menjadi rute perjalanan tidak memungkinkan untuk dilintasi, lantaran sedang bergejolak.
Dari Oman, mereka bersepeda hingga saat ini di Abu Dhabi. Kedepan upaya yang akan dilakukan Andi dan Chairul adalah menunggu dibukannya visa umrah pada Agustus bulan depan nanti. Namun begitu, selama menunggu dibukannya visa umrah, usai Idul Adha nanti Andi dan Chairul secara perlahan kembali mengayuh sepeda menuju Arab Saudi dengan melewati sejumlah kota di seperti Qatar, dan Bahrain. “Dari Abu Dhabi ke Perbatasan Saudi itu 400 KM.
Nah ke perbatasan itu ke kami harus melewati Qatar dan Bahrain untuk ke Mekkah, jaraknya kurang Lebih sekitar 1400 KM. Sekitar 15 Hari perjalanan kalau hitungan normal,”jelas Andi. Niatnya ke Mekkah kata Andi tetap akan diwujudkan dengan melaksanakan Ibadah Umroh.
“Insya Allah, Ka’bah kalimat yang selalu disematkan oleh Akh Chairul Ma’atini di beberapa postingannya. Insya Allah kami akan melanjutkan perjalanan dalam waktu dekat menuju perbatasan. Kami masih terus memohon doa dan support dari Sahabat MYJer semuanya,”harap Andi.
Untuk mendapatkan visa Umroh, Andi dan Chairul mengaku akan dibantu oleh salah satu Biro Travel di Indonesia. Untuk itu Andi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama MYJer yang terus mensupport perjalanan dirinnya dengan Chairul. (roy)









Discussion about this post