Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo bergerak membantu warga yang terdampak kebakaran di Kelurahan Limba B, Kecamatan Kota Selatan. Sebanyak 21 jiwa yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut menerima santunan untuk membantu memenuhi kebutuhan selama masa pemulihan.
Bantuan diserahkan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kota Gorontalo, Nuryanto, Rabu (4/11/2026). Ia hadir mewakili Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, sekaligus menyambangi para korban yang kini masih menempati tenda darurat tidak jauh dari lokasi kebakaran.
Dalam penyerahan bantuan itu, Nuryanto didampingi Kepala BAZNAS Kota Gorontalo Mohamad Husain Rauf, Kepala BPBD Hendry Ticoalu, serta Lurah Limba B Mohamad Rizki. Kebakaran tersebut mengakibatkan dua rumah mengalami kerusakan berat hingga sebagian besar bangunannya hangus. Sementara dua rumah lainnya turut terdampak, tetapi hanya mengalami kerusakan ringan.
Dua rumah yang mengalami kerusakan parah masing-masing dihuni satu keluarga. Rumah pertama ditempati Budi Runu Dalie bersama empat anggota keluarganya. Sedangkan rumah kedua dihuni Ramna Uge bersama seorang anaknya. Lurah Limba B, Mohamad Rizki, menjelaskan, dua rumah lainnya mengalami kerusakan akibat dampak proses pemadaman api.
Salah satu rumah, kata dia, bahkan harus membongkar bagian dapur dan kamar untuk membuka akses bagi petugas pemadam kebakaran. Langkah tersebut dilakukan karena kobaran api sudah mendekati bangunan. “Syukur dua rumah lainnya yang ikut terdampak tidak mengalami kerusakan parah,” ungkap Rizki saat mendampingi kunjungan Pj. Sekda.
Adapun rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian dinding belakang akibat terkena api dan genangan air saat proses pemadaman berlangsung. Penyaluran santunan ini menjadi bentuk kepedulian Pemkot Gorontalo terhadap warga yang tengah menghadapi masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal. Apalagi, para korban untuk sementara masih harus bertahan di tenda pengungsian dengan segala keterbatasan.
Nuryanto berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan para korban sekaligus meringankan beban mereka dalam menjalani masa pemulihan pascakebakaran.(adv)














Discussion about this post