Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Warga cukup membayar Rp95 ribu untuk mendapatkan paket sembako yang nilai normalnya mencapai Rp275 ribu. Artinya, pemerintah menyubsidi Rp180 ribu untuk setiap paket dalam pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Gorontalo di Desa Bakti, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Kamis (5/11/2026).
Sebanyak 1.500 paket disiapkan dalam kegiatan yang digelar Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo tersebut. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah tekanan ekonomi akibat kemarau berkepanjangan.
Setiap paket berisi beras lima kilogram, telur 10 butir, minyak goreng satu liter, gula pasir satu kilogram, cabai rawit seperempat kilogram, bawang merah setengah kilogram, serta satu ekor ayam pedaging.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan, pasar murah bersubsidi merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk meringankan beban belanja rumah tangga, terutama masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, pelaksanaan program tersebut juga dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Kami datang untuk melaksanakan pasar murah dengan tujuan meringankan beban masyarakat, khususnya di tengah kondisi musim kemarau berkepanjangan yang kita alami saat ini,” kata Gusnar.
Pasar murah tersebut dibuka langsung oleh Gusnar bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie. Dalam kesempatan itu, Gusnar juga mengimbau masyarakat mengikuti kegiatan dengan tertib serta berharap kemarau panjang segera berakhir dan hujan kembali turun. (tro)














Discussion about this post