Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Pemerintah Kota Gorontalo berencana mengalokasikan dana apresiasi sebesar Rp1 miliar dari pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan Museum 23 Januari. Dana tersebut merupakan apresiasi atas capaian Pemerintah Kota Gorontalo dalam sektor kesehatan yang diberikan melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Rencana pemanfaatan dana itu disampaikan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Gorontalo dengan agenda pembicaraan tingkat II, sekaligus persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Senin (21/9/2026).
Dalam rapat yang berlangsung di Aula DPRD Kota Gorontalo itu, Adhan mengatakan dana Rp1 miliar tersebut akan diarahkan untuk membiayai pembangunan Museum 23 Januari. “Alhamdulillah, kita mendapatkan hibah Rp1 miliar dari pusat. Itu akan kita gunakan untuk membiayai pembangunan Museum 23 Januari,” kata Adhan.
Menurutnya, pembangunan museum tersebut tidak sekadar berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga dan melestarikan sejarah serta kebudayaan Gorontalo.
Museum 23 Januari diharapkan dapat menjadi salah satu ruang untuk mengenalkan sejarah perjuangan dan perjalanan daerah kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Dalam kesempatan yang sama, Adhan menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Gorontalo yang telah bersama-sama membahas hingga menyepakati Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Ia meminta seluruh anggaran yang telah disepakati dapat segera ditindaklanjuti oleh jajaran pemerintah daerah dan diarahkan pada program yang memberikan manfaat bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
“Dengan adanya persetujuan ini, tentu kita berharap seluruh program yang sudah dianggarkan dapat segera dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.(adv)














Discussion about this post