Gorontalopost.co.id, POHUWATO -– Seorang ayah di Desa Imbodu, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, meninggal dunia setelah dianiaya dengan menggunakan senjata tajam (Sajam). Bahkan anaknya pun turut menjadi korban dan mengalami luka berat serta masih dalam perawatan intensif pihak rumah sakit.
Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 11.30 Wita. Korban yang meninggal dunia diketahui bernama Umar Ebu (54), dan yang mengalami luka berat adalah Sidratulmuntaha Umar (32) yang merupakan anak korban.
Berdasarkan keterangan awal sejumlah saksi, peristiwa tersebut diduga melibatkan pria berinisial ASS (21) yang menggunakan senjata tajam (Sajam). Usai kejadian, terduga pelaku meninggalkan lokasi dan hingga kini masih dalam pencarian.
Kapolres Pohuwato, AKBP H. Busroni,S.I.K.,M.H., melalui Kasat Reskrim, Iptu Renli Turangan,S.H. yang memimpin langsung olah tempat kejadian perkara (TKP) menyampaikan, pihaknya telah mengamankan lokasi, memasang garis polisi, mengamankan sejumlah barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.
“Terduga pelaku masih dalam pencarian. Kami terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengamankan yang bersangkutan, termasuk mencari senjata tajam yang diduga digunakan dalam kejadian,” ujarnya.
Ditambahkan pula, korban dan terduga pelaku diketahui masih memiliki hubungan keluarga, serta tinggal berdekatan. Untuk kronologi terkait dengan peristiwa tersebut, pihak Kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, serta mencari keberadaan terduga pelaku.
“Kami dari pihak Kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan terduga pelaku, agar segera menyampaikan informasi kepada Kepolisian,” harapnya. (kif)













Discussion about this post