Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Warga di kawasan wisata Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo mendadak dibuat geger, Minggu (13/9/2026). Menyusul penemuan mayat seorang pria yang teridentifikasi berinisial AU (33), warga Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.
Korban yang diketahui bekerja sebagai buruh harian lepas itu ditemukan sekitar pukul 16.30 WITA oleh kakak dan adiknya yang sebelumnya mencari keberadaannya karena sejak pagi hingga sore korban tidak pulang untuk makan.
Berdasarkan keterangan saksi, korban ditemukan di sekitar kawasan villa wisata Masjid Kubah Emas, Dusun Barat, Desa Bongo, di lokasi yang biasa digunakannya untuk beristirahat.
Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Pihak keluarga kemudian diberitahu dan petugas Polsek Batudaa Pantai langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara serta melakukan pengumpulan bahan keterangan.
Petugas bersama tenaga medis Puskesmas Batudaa Pantai juga melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan tanda jeratan pada bagian leher, namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lainnya.
Menurut keterangan pihak keluarga, korban diketahui telah lama mengalami masalah kesehatan mental dan juga sudah lama berpisah tempat tinggal dengan istrinya. Meski demikian, penyebab pasti korban mengakhiri hidupnya masih dalam penanganan dan pendalaman pihak kepolisian.
Pihak keluarga telah menerima kematian korban dan menyatakan menolak dilakukan autopsi maupun visum et repertum lanjutan. Penolakan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani pihak keluarga.
Kapolsek Batudaa Pantai bersama personel telah melakukan penanganan di lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, berkoordinasi dengan Puskesmas Batudaa Pantai, serta membuat laporan terkait peristiwa tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi anggota keluarga maupun orang terdekat yang sedang menghadapi persoalan psikologis. Dukungan keluarga dan lingkungan sangat penting untuk mencegah terjadinya tindakan yang membahayakan diri. (roy)













Discussion about this post