gorontalopost.co.id- Sebagai bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen dan mahasiswa melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di Desa Ombulo. Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Desa Ombulo melalui Integrated Smart Aquaponic Berbasis Green Technology untuk Mendukung Program Makan Bergizi Gratis Berkelanjutan”.
Program yang diketuai oleh Faramita Hiola, S.Farm., M.Sc. ini dirancang untuk memperkuat kemandirian pangan masyarakat desa sekaligus mendukung program strategis nasional terkait penyediaan makanan bergizi gratis yang berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan kolaboratif ini melibatkan sinergi lintas disiplin ilmu yang kuat. Jajaran dosen yang terjun langsung membimbing masyarakat berasal dari jurusan Farmasi, Teknologi Pangan, dan Biologi. Keterlibatan multidisiplin ini memastikan pendampingan kepada warga Desa Ombulo dapat berjalan secara komprehensif, mulai dari aspek teknis budidaya hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Daya tarik utama dari program ini adalah penerapan sistem Integrated Smart Aquaponic berbasis green technology. Sistem cerdas ini mengintegrasikan dua jenis budidaya sekaligus dalam satu siklus yang saling menguntungkan, yaitu budidaya tanaman sayuran yang meliputi kangkung, bayam, selada, dan pakcoy, serta budidaya ikan, yakni ikan lele dan ikan nila.
Melalui alokasi dana yang terarah, program ini merealisasikan pengadaan sarana dan prasarana penunjang, mulai dari pembelian bibit ikan, instalasi kolam dan sistem aquaponic modern, benih-benih tanaman, hingga penyediaan pakan dan peralatan pendukung lainnya.
Rangkaian kegiatan ini tidak hanya berhenti pada instalasi fisik alat, tetapi juga melalui tahapan sosialisasi awal, pelatihan intensif bagi warga desa, hingga kegiatan inti pemberdayaan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat Desa Ombulo.
Dengan memadukan budidaya ikan, yakni lele dan nila, serta sayuran bernutrisi tinggi seperti kangkung, bayam, selada, dan pakcoy, masyarakat Desa Ombulo kini memiliki akses langsung terhadap sumber protein dan serat yang berkualitas.
Inovasi ini diharapkan mampu mewujudkan kemandirian pangan keluarga secara berkelanjutan serta menjadi solusi nyata dalam mendukung dan menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis di tingkat desa. (adv)














Discussion about this post