Gorontalopost.co.id, BONE BOLANGO — Penolakan terhadap aktivitas PT Celebes Bone Mineral (CBM) kembali mencuat di Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Sekitar 30 orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan Kecamatan Bonepantai menggelar aksi unjuk rasa damai di Kantor Kecamatan Bonepantai, Kamis (27/8/2026).
Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita tersebut dikoordinatori Abdul Rahmat Husain. Massa membawa sejumlah poster dan spanduk penolakan serta menggunakan pengeras suara dalam menyampaikan aspirasi. Dalam aksinya, massa mendesak penghentian seluruh aktivitas maupun dukungan dari para kepala desa di Kecamatan Bonepantai terhadap kegiatan PT CBM.
Massa juga meminta Pemerintah Daerah dan instansi berwenang memeriksa serta menindak tegas oknum aparatur sipil negara (ASN), dalam hal ini Sekcam Bonepantai, yang diduga terlibat atau membekingi aktivitas pertambangan sehingga dinilai memicu keresahan masyarakat.
Selain itu, massa meminta Camat Bonepantai merekomendasikan pemindahan tugas Sekcam Bonepantai ke kecamatan lain guna meredam gejolak sosial dan menjaga stabilitas pelayanan pemerintahan di wilayah tersebut.
Massa kemudian diterima langsung oleh Camat Bonepantai bersama Kasi Ekbang. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah kecamatan menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat dan meneruskannya kepada pemerintah kabupaten maupun provinsi.

Camat Bonepantai bahkan menyatakan sikap tegas terkait keberadaan PT CBM di wilayahnya. “Saya atas nama pribadi dan pemerintah menyatakan diri akan menolak bersama masyarakat terhadap segala bentuk aktivitas PT CBM di wilayah Kecamatan Bonepantai, meskipun taruhannya adalah jabatan saya. Ini semua demi tanah kelahiran saya dan kepentingan masyarakat saya,” tegasnya.
Ia juga memastikan Pemerintah Kecamatan dan pemerintah desa tidak akan memfasilitasi kegiatan PT CBM di Bonepantai. “Kami Pemerintah Kecamatan maupun Desa menyatakan sikap bahwa kami tidak akan memfasilitasi segala bentuk kegiatan CBM di Kecamatan Bonepantai, walaupun taruhannya adalah jabatan saya,” ujarnya.
Terkait persoalan Sekcam Bonepantai, Camat menyatakan akan menyampaikannya kepada Pemerintah Daerah untuk ditindaklanjuti. Menurutnya, persoalan tersebut telah menimbulkan ketidaknyamanan di tengah masyarakat dan berpotensi memicu perpecahan.
Sementara itu, Kapolsek Bonepantai AKP Eldo A.S. Rawung, SH., mengatakan pihak kepolisian berhasil mengamankan jalannya aksi sehingga berlangsung tertib dan kondusif. Menurutnya, pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman tanpa mengganggu ketertiban umum. Kami berhasil mengamankan pelaksanaan unjuk rasa ini sehingga berjalan kondusif dan aman, tanpa insiden sedikit pun,” ujar AKP Eldo.
Di akhir kegiatan, Pemerintah Kecamatan dan pemerintah desa bersama Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan melakukan penandatanganan baliho sebagai bentuk penolakan terhadap aktivitas PT CBM.
Aksi berakhir sekitar pukul 11.45 Wita dalam keadaan aman dan kondusif. Massa membubarkan diri secara tertib setelah menerima kesanggupan pemerintah kecamatan untuk menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan. Kapolsek Bonepantai menegaskan situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Bonepantai pascaaksi tetap aman dan kondusif.( roy)













Discussion about this post