Gorontalopost.co.id, MANADO – Bisa mengendarai sepeda motor belum cukup untuk disebut pengendara yang cerdas. Di tengah mobilitas mahasiswa yang semakin tinggi, kemampuan membaca situasi, mengendalikan diri, dan mengambil keputusan tepat di jalan justru menjadi bagian penting dari keselamatan.
Pesan itulah yang dibawa PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) saat menggelar edukasi Safety Riding di Universitas Katolik De La Salle Manado, Selasa (18/8). Sekitar 200 mahasiswa dan civitas akademika mengikuti edukasi yang dikemas tidak hanya dalam teori, tetapi juga praktik berkendara.
Materi yang diberikan menyentuh langsung kebiasaan pengendara sehari-hari, mulai dari penggunaan perlengkapan keselamatan, menjaga jarak aman, membaca kondisi jalan dan lingkungan, hingga menerapkan prinsip #Cari_Aman dalam setiap perjalanan.
Instruktur Safety Riding DAW, Andhika Reynold Salindeho, mengatakan generasi muda menjadi sasaran penting edukasi keselamatan karena mahasiswa merupakan kelompok yang memiliki mobilitas tinggi dan banyak menggunakan sepeda motor untuk aktivitas sehari-hari.
“Keselamatan berkendara bukan hanya tentang bagaimana kita mengendarai sepeda motor, tetapi juga bagaimana kita mampu mengambil keputusan yang tepat saat berada di jalan,” ujar Andhika.
Menurut dia, satu keputusan yang salah di jalan bisa berujung pada risiko serius. Karena itu, disiplin, kewaspadaan, dan kemampuan mengantisipasi situasi harus menjadi bagian dari kebiasaan setiap pengendara.
Edukasi semakin menarik ketika peserta diberi kesempatan mengikuti test ride sepeda motor Honda. Melalui sesi praktik tersebut, mahasiswa diajak merasakan langsung posisi berkendara yang tepat sekaligus memahami bagaimana teknik berkendara aman diterapkan dalam situasi nyata.
Antusiasme peserta pun terlihat saat sesi praktik berlangsung. Edukasi yang biasanya identik dengan teori berubah menjadi pengalaman langsung yang membuat pesan keselamatan lebih mudah dipahami. Melalui kegiatan ini, DAW tak sekadar mengingatkan mahasiswa untuk berhati-hati di jalan.
Lebih dari itu, Honda ingin mendorong lahirnya generasi pengendara yang tidak hanya mahir mengendalikan kendaraan, tetapi juga cerdas membaca risiko dan bertanggung jawab terhadap keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.
Sebab, perjalanan yang aman bukan soal siapa yang paling cepat sampai. Yang paling penting adalah bisa sampai dengan selamat. Karena itu, DAW terus mengajak masyarakat Sulawesi Utara menjadikan #Cari_Aman sebagai kebiasaan dalam setiap perjalanan. (tro)














Discussion about this post