gorontalopost.co.id — Prestasi di bidang keagamaan kembali mendapat penghargaan dari Pemerintah Kota Gorontalo. Enam muda-mudi berprestasi mendapat hadiah perjalanan ibadah umrah yang dijanjikan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea.
Keenam penerima penghargaan tersebut terdiri dari empat peraih juara pertama cabang tilawah pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Gorontalo yang digelar di Kota Gorontalo pada April 2026. Dua lainnya merupakan juara Putra Putri Islam Berprestasi (PPIB) tahun 2020.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Gorontalo, Sukamto Mooduto, mengatakan pemberangkatan tersebut menjadi bentuk realisasi penghargaan yang sebelumnya dijanjikan Wali Kota Adhan. Hal itu disampaikan Sukamto saat ditemui di Ruang Pola Kantor Wali Kota Gorontalo, Senin (28/9/2026), seusai mengikuti penyambutan kontingen MTQ Kota Gorontalo yang kembali dari MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah. “Janji itu direalisasikan oleh Pak Wali dan terwujud. Hari ini mereka sudah berangkat,” kata Sukamto.
Empat penerima hadiah umrah merupakan peserta terbaik pertama cabang tilawah pada MTQ tingkat Provinsi Gorontalo yang diselenggarakan Pemkot Gorontalo April lalu. Mereka yakni Yamin Isa, terbaik pertama Tilawah Dewasa Putra yang mewakili Kota Gorontalo; Tiara Mamba, terbaik pertama Tilawah Dewasa Putri yang mewakili Kabupaten Gorontalo Utara; Moh. Fadli Latif, terbaik pertama Tilawah Remaja Putra yang mewakili Bone Bolango; serta Clarita Ismail, terbaik pertama Tilawah Remaja Putri yang mewakili Kabupaten Gorontalo.
Sukamto menjelaskan, pemberian hadiah umrah tersebut bermula dari kebijakan Wali Kota Adhan saat Kota Gorontalo menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi. Saat itu, Pemkot Gorontalo membuka kesempatan bagi peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo. Wali Kota kemudian menjanjikan perjalanan umrah bagi peserta yang berhasil menjadi juara pertama. “Untuk peserta MTQ, ini merupakan realisasi janji Pak Wali saat pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Gorontalo,” jelasnya.
Sementara itu, dua penerima lainnya merupakan juara PPIB 2020, yakni Rosalina Djafar sebagai juara PPIB Putri dan Yahya Suleman sebagai juara PPIB Putra. Keduanya baru dapat diberangkatkan tahun ini. Sukamto menyebut keberangkatan sebelumnya terkendala persoalan teknis terkait dokumen paspor yang harus diselesaikan dengan pihak imigrasi.
“Untuk peserta yang tertunda karena kendala teknis persoalan paspor yang bermasalah di imigrasi, sehingga mereka ditunda keberangkatannya dan baru terealisasi tahun ini,” ujarnya. Sukamto menambahkan, pemberian hadiah umrah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Wali Kota Adhan dalam memberikan perhatian terhadap pembinaan keagamaan.(adv)












Discussion about this post